Magetan (beritajatim.com) – Pameran Tosan Aji jilid 4 tahun 2024 yang digelar di Gedung Tripandita sejak 11 Juli 2024 resmi ditutup pada hari Minggu (14/07/2024).
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan, Joko Trihono, mengatakan kegiatan itu merupakan sebuah kolaborasi di mana kerjasama dari berbagai OPD dan komunitas mampu memberikan kontribusi besar bagi pegiat seni dan masyarakat di Magetan.
Menurutnya, Pameran Tosan Aji ini bukan hanya sekedar pameran, tetapi juga mampu meningkatkan sektor ekonomi di sekitar lokasi pameran.
“Acara ini bukan hanya mencari sensasi, namun bagaimana kegiatan ini mampu menggerakkan sektor-sektor ekonomi sekitar. Survei kami, perputaran uang sekitar Rp400 juta, itu belum termasuk pendapatan pedagang kaki lima (PKL) di Parkir Timur Alun-Alun Magetan,” tambahnya.
Menurutnya, dari sejumlah rangkaian acara, ada beberapa masyarakat yang merasa diuntungkan. Diantaranya, pebursa Tosan Aji, produsen kue bolu, jasa make up artist, penyewa kostum, petani bunga melati, serta seniman lokal Magetan.
“Harapannya tahun depan tetap kami laksanakan lagi. Ini sudah yang keempat kalinya. Tentunya dengan acara yang mungkin berbeda, meski fokusnya memang pengenalan budaya,” pungkas Joko.
Acara tersebut ditutup dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit yang menampilkan lakon “Gatotkaca Jedhi” di Gedung Tripandita Magetan.
Pagelaran wayang kulit dibawakan oleh dalang cilik Radis Dzaki Mahendra dan Brian Putro Antoni, diiringi lantunan gamelan dari Sanggar Karawitan Siswo Mudho Laras Desa Bogem, Kecamatan Kawedanan. [fiq/ted]






