Surabaya (beritajatim.com) – Beberapa hari belakangan, sejak viralnya kasus Natalie di platform media sosial Twitter, pembahasan mengenai alter ego ramai dibicarakan.
Alter ego bisa didefinisikan sebagai sebuah identitas atau karakter ‘lain’ yang dibentuk seseorang dalam dirinya secara sadar.
Karakter alter ego sering kali merupakan gambaran ideal yang diinginkan si pembuatnya. Meskipun tidak menutup kemungkinan ada karakter lain yang menjadi fantasi si pembuat yang mengarah kepada hal yang negatif.
Bisa dikatakan, daripada hanya mengidam-idamkan karakter tertentu karena terhalang realita kehidupan asli, lebih baik langsung menghidupkannya dengan wujud yang berbeda.
Berkaca dari pengertiannya yang cukup kompleks, beberapa dari kita memandang bahwa memiliki alter ego merupakan suatu tindakan yang aneh.
[berita-terkait number=”5″ tag=”artis”]
Padahal di zaman yang serba online ini, memiliki alter ego sudah dianggap biasa dan sah-sah saja. Tak sedikit yang menggunakan alter ego ciptaannya untuk membantunya lebih berani menghadapi dunia.
Contoh alter ego dapat kita lihat dalam buku komik maupun film, seperti Bruce Wayne yang menjalankan bisnisnya di siang hari, dan Peter Parker bekerja sebagai fotografer untuk Daily Bugle.
Mereka sama-sama menggunakan alter ego untuk suatu alasan yang mendasar, dimana Wayne menjadi Batman dan Parker menjadi Spiderman.
Artis atau idol juga dikenal dengan alter ego mereka. Mereka tidak bisa menjadi orang yang sempurna tersenyum setiap saat seperti di atas panggung. Sering kali, mereka melakukan ini dengan menciptakan persona yang rumit untuk diri mereka sendiri.
Seperti beberapa tahun yang lalu, penyanyi dan penulis lagu Amerika, Beyoncé Knowles menciptakan alter ego yang dia beri nama Sasha Fierce. Dia menggambarkan Sasha sebagai orang yang menyenangkan, sensual, glamor, dan agresif.
Beyonce membiarkan Sasha keluar saat dia di atas panggung. Alter ego ini melindungi identitas diri Beyoncé sebagai seseorang yang pendiam dan sangat anggun.
Untuk itu jangan memandang rendah orang yang memutuskan untuk membuat alter egonya sendiri. Manfaat lain dari alter ego selain menjadikan seseorang lebih berani adalah sebagai berikut:
- Membantu seseorang untuk keluar dari zona nyaman
- Memiliki alter ego bisa membuat pribadi seseorang lebih berkembang
- Alter ego dapat menjadi wadah untuk menyalurkan kejeniusan atau gagasan mengenai sesuatu yang tidak bisa diutarakan dalam karakter asli
- Memiliki alter ego dapat membuat hidup lebih menyenangkan.
Itulah pembahasan singkat mengenai alter ego yang sedang ramai dibicarakan. Meski terdengar aneh atau baru, memiliki alter ego adalah hal yang normal dan tidak perlu menimbulkan kekhawatiran.
Namun sebagai antisipasi, coba cari tahu mengenai diri sendiri terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mempunyai alter ego. (Kai/nap)






