Surabaya (beritajatim.com) – Nama Wulan Guritno tengah menjadi sorotan lantaran videonya yang viral saat mempromosikan platform judi online. Hal ini membuat dirinya berurusan dengan hukum.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, mengatakan kasus ini dalam pengawasan pihak kepolisian. Setelah proses hukum dengan pihak yang berwajib selesai, pihaknya berencana untuk mengajak Wulan Guritno menjadi duta anti judi online.
“Begini, nanti kan sedang (mau) ditanyain polisi. Tunggu saja. Nanti polisi kita mau ya beliau justru jadi duta anti judi online,” tutur Budi Arie dalam keterangannya, Selasa (5/9/2023).
Dia juga menambahkan, bahwa pihaknya akan berusaha membina Wulan supaya bisa menjadi duta anti judi online.
“Kalau bisa kita bina aja maksudnya sebagai mitra anti judi online,” lanjutnya.
BACA JUGA: Jadwal dan Link Nonton Putri Ariani di Semi Final America’s Got Talent 2023
Menurut Budi Arie, upaya ini diambil karena Wulan Guritno menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui bahwa konten yang dipromosikan adalah judi online.
“Dia kan sudah bilang di media, bahwa dia tidak tahu,” lanjutnya.
Sebagai informasi, sebelumnya Penyidik Dittipidsiber Bareskrim Polri berencana memanggil Wulan Guritno untuk klarifikasi terkait video viral yang diduga promosi judi online. Pemanggilan itu rencananya akan dilakukan pada pekan depan.
“Rencana pekan depan,” ungkap Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar dalam keterangannya.
Meski begitu, Adi Vivid masih belum memberikan kepastiannya kapan pemanggilan terhadap Wulan Guritno akan dilaksanakan.
“Kami akan melakukan klarifikasi, kita panggil yang bersangkutan seperti tadi disampaikan. Kita lihat unsur-unsurnya terpenuhi atau tidak,” ujar Adi Vivid. (nap)





