Surabaya (beritajatim.com) – Di musim kemarau kulit kita cenderung lebih banyak terpapar sinar matahari, serta udara yang lebih terasa panas dan gerah. Sehingga diperlukan cara tersendiri untuk menjaga kesehatan kulit selama musim kemarau.
Menurut informasi dari BMKG, tahun ini musim kemarau di Indonesia biasanya terjadi pada bulan April hingga September. Selama enam bulan penuh itu pula, kulit kita menghadapi panasnya musim Kemarau.
Agar kulit tetap sehat selama musim kemarau, berikut ini tips yang bisa diikuti.
Cara Menjaga Kulit Tetap Sehat dan Mulus Selama Musim Kemarau
Kulit adalah bagian tubuh yang sangat penting karena fungsinya sebagai pelindung tubuh dan organ. Untuk itu, sangat penting untuk menjaganya agar selalu sehat di semua musim.
Baca Juga: Mahasiswa UK Petra Surabaya Pamerkan 48 Karya Busana
Saat musim kemarau, suhu udara cenderung lebih panas sehingga dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan pada kulit.
Melansir Halodoc, sebaiknya kita melakukan pencegahan-pencegahan agar kulit tetap sehat pada musim kemarau.
Permasalahan kulit yang sering dijumpai di musim kemarau adalah kulit kering, wajah kusam, hingga kulit merah iritasi akibat terbakar sinar matahari. Ikuti langkah berikut agar kulit tetap sehat pada musim kemarau.
1. Cuci muka
Saat suhu udara terasa panas, kulit akan menyesuaikannya dengan mengeluarkan lebih banyak minyak dan keringat.
Hal ini dapat membuat kulit lebih mudah kotor karena debu yang menempel. Maka dari itu rajinlah mencuci muka setelah bangun tidur, sebelum tidur dan setelah berkeringat.
Jangan lupa juga lakukan tahapan cuci muka yang tepat. Gunakan face wash yang tidak membuat kulit kering serta lakukan double cleansing apabila kamu menggunakan makeup.
Baca Juga: BNPB: Gempa M6,4 Guncangan Kuat Hingga Trenggalek, Ponorogo dan Nganjuk Jawa Timur
2. Gunakan tabir surya
Tabir Surya sangat penting untuk menjaga kulit dari paparan negatif sinar matahari. Oleskan tabir surya di wajah dan kulit setiap hari sebelum beraktivitas di luar ruangan.
Namun perlu diingat, tidak semua produk Tabir Surya dapat melindungi kulit secara maksimal. Pilihlah tabir surya dengan minimal SPF 30 atau lebih.
Fungsi fatal Tabir Surya adalah mencegah kanker kulit karena terkena paparan UVA/UVB secara berlebih.
3. Gunakan pelembap
Musim kemarau yang panas dan gerah juga mempengaruhi kondisi kulit sehingga menjadi lebih kering dan mudah mengalami iritasi. Gunakan pelembap untuk wajah dan kulit badan segera setelah mandi agar dapat mengunci kelembapan kulit lebih lama.
Baca Juga: Petani Tuban Mulai Beralih ke Pupuk RKM
4. Jaga suhu air yang digunakan untuk mandi
Mandi menggunakan air yang terlalu panas dapat membuat kulit menjadi kering dan mudah mengalami iritasi. Begitu pula sebaliknya, di beberapa orang, mandi dengan air terlalu dingin juga mengakibatkan kulit kering dan mudah iritasi. Karena itu, gunakanlah air suhu ruangan atau air hangat untuk mandi.
5. Selalu hidrasi tubuh dengan cukup minum air
Cuaca yang panas saat musim kemarau dapat menyebabkan tubuh mudah dehidrasi dan kulit kering. Untuk melawannya perbanyak hidrasi tubuh dengan minum air putih, terutama sehabis beraktivitas di luar ruangan atau di bawah sinar matahari yang terik.
6. Cegah gigitan nyamuk
Jumlah nyamuk cenderung lebih banyak pada musim kemarau sebab suhu panas dapat meningkatkan perkembangbiakan nyamuk.
Kamu dapat mencegah gigitan nyamuk dengan menggunakan pakaian tertutup dan gunakan produk antinyamuk seperti losion antinyamuk atau kelambu.
Demikianlah cara menjaga kesehatan kulit selama musim kemarau. (kai/ian)






