Surabaya (beritajatim.com) – Kecanduan menonton film dewasa atau 18+ dapat memiliki dampak negatif yang signifikan pada pria maupun wanita.
Perlu diingat bahwa aktivitas ini, jika berlebihan, dapat mengganggu kehidupan seksual dan hubungan interpersonal seseorang.
Berikut adalah beberapa dampak buruk yang dapat terjadi pada wanita yang kecanduan menonton film dewasa, di antaranya:
1. Kesulitan Orgasme
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh psikolog dari Valparaiso University, Indiana, menunjukkan bahwa wanita yang sering menonton film dewasa mungkin mengalami kesulitan mencapai orgasme. Ini bisa disebabkan oleh fokus mereka yang terlalu kuat pada gambar-gambar seksual yang tidak realistis, sehingga mereka kesulitan untuk merespons rangsangan nyata dari pasangan.
2. Pentingnya Masturbasi
Wanita yang kecanduan film bokep mungkin cenderung lebih suka melakukan masturbasi daripada berhubungan seks dengan pasangan. Mereka mungkin menemukan bahwa mereka lebih mudah terangsang dan mencapai orgasme saat melakukan masturbasi, terutama jika mereka melibatkan materi pornografi dalam proses tersebut. Ini dapat mengganggu hubungan intim dengan pasangan.
BACA JUGA: Review Film Susuk Kutukan Kecantikan, Kisah PSK yang Tubuhnya Membusuk Tapi Tidak Mati
3. Ketidakpuasan dalam Hubungan
Kecanduan film 18+ dapat membuat wanita merasa sulit untuk merasa puas dengan pasangan mereka. Mereka mungkin mengharapkan performa atau situasi yang sama seperti yang mereka lihat dalam film dewasa, yang pada kenyataannya tidak selalu terjadi dalam kehidupan nyata. Hal ini dapat menyebabkan ketidakpuasan dalam hubungan intim mereka.
4. Kualitas Hubungan yang Terganggu
Kecanduan film 18+ dapat merusak kualitas hubungan. Pasangan mungkin merasa kurang dihargai atau tidak memadai jika mereka tahu bahwa pasangan mereka lebih memilih menonton film dewasa daripada berhubungan intim dengan pasangan. Hal ini dapat menciptakan konflik dan jarak emosional dalam hubungan.
Dalam menghadapi kecanduan film dewasa penting bagi seseorang untuk mencari dukungan dan bantuan profesional jika diperlukan. Terapis atau konselor terkait dapat membantu individu dan pasangan mereka mengatasi masalah ini, memahami sumber kecanduan, dan mengembangkan strategi untuk memulihkan kualitas hubungan keintiman.
Selain itu, berkomunikasi terbuka dengan pasangan tentang perasaan dan kebutuhan masing-masing juga merupakan langkah yang penting dalam memperbaiki hubungan yang terganggu akibat kecanduan film dewasa. Dengan dukungan dan upaya bersama, seseorang dapat memulihkan kehidupan berhubungan intim yang sehat dan kuat. (fyi/nap)






