Pamekasan (beritajatim.com) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, ingatkan pentingnya keberimbangan menyampaikan informasi dalam menulis berita khususnya menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Hal tersebut disampaikan Ketua PWI Pamekasan, Hairul Anam dalam Diskusi dan Pelatihan Jurnalistik Kepemiluan di Markas Polres Pamekasan, Jl Stadion 81 Pamekasan, Selasa (10/10/2023).
Diskusi tersebut diikuti perwakilan dari beberapa instansi berbeda di Pamekasan, di antaranya Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta insan pers Pojka Polres Pamekasan.
“Salah satu poin yang tertera dalam Kode Etik Jurnalistik, yaitu keberimbangan. Jadi keberimbangan dalam pemberitaan itu bersifat wajib,” kata Hairul Anam.
Baca Juga: Pemkab Pamekasan Godok Opsi dan Solusi Bagi Para PKL
Bahkan pihaknya menilai jika semua pihak mendapat kesempatan setara, yakni dengan memberikan ruang dan waktu bagi tiap pihak secara proporsional. “Termasuk pemberitaan atau penyiaran atas sosok tertentu atau sosok lainnya tentu harus proporsional,” ungkapnya.
“Namun tidak kalah penting, kita harus selalu menyajikan informasi edukatif dan solutif bagi publik. Tentunya hal itu harus dilakukan dengan selalu menerapkan disiplin verifikasi, verifikasi dan verifikasi,” tegasnya.
Penegakan tersebut bukan tanpa alasan, sebab pihaknya meyakini jika informasi edukatif dapat memberikan pemahaman secara utuh. “Saat ini Pemilu 2024 sudah di depan mata, sehingga informasi seputar pemilu jangan sampai menghadirkan bias,” pungkasnya. [pin/ted]






