Jombang (beritajatim.com) – Angin puting beliung melanda sejumlah desa yang ada di Kabupaten Jombang, Sabtu (8/10/2022) sekitar pukul 15.00 WIB. Akibatnya terjangan angin tersebut pepohonan tumbang, rumah rusak, serta atap parkiran yang ada di dekat masjid Desa Selorejo Kecamatan Mojowarno ambruk. Ada sejumlah mobil yang terparkir saat kejadian.
Saiful (45), warga Desa Selorejo menjelaskan, angin kencang itu datang seiring hujan deras. Awalnya, langit di Desa Selorejo gelap. Awan hitam menggantung. Setelah itu hujan deras datang disertai angin. Angin yang bercampur air itu bergulung-gulung membentuk warna putih. Saat itulah angin merobohkan pepohonan.
“Angin kencang itu sekitar lima menit. Tapi dampaknya cukup dahsyat. Ini gerobak es di dekat rumah saya ambruk. Kemudian ada baliho bergambar anggota DPRD juga ambruk. Ini saya baru selesai beres-beres,” ujar Saiful ketika dikonfirmasi terkait bencana itu.
[berita-terkait number=”3″ tag=”puting-beliung-jombang”]
Supervisor BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Jombang Stevie Maria membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, angin puting beliung bukan hanya menerjang Desa Selorejo. Tapi ada beberapa desa di Kecamatan Mojowarno yang mengalami nasib serupa. Di antaranya Desa Menganto dan Sidokerto.
Selain itu juga terdapat pohon tumbang di Desa Banjardowo. “Laporan yang kami terima, di Desa Selorejo ada masjid dan rumah warga yang kena terjang puting beliung. Atap parkiran di dekat masjid ambruk. Kita masih melakukan pendataan,” ujar Pepy, panggilan akrab Stevie Maria. [suf]






