Kediri (beritajatim.com) – Puluhan remaja diamankan polisi dari kawasan Jembatan Wijaya Kusuma Kediri. Mereka hendak balapan sepeda motor secara liar di bulan Ramadhan ini.
Kabag Ops Polres Kediri Kompol Riko Saksono mengatakan, para remaja terjadi operasi gabungan dari Polres Kediri, Satlantas, Samapta dan Polsek Ngadiluwih. Selain mereka, pihaknya juga mengamankan 30 unit sepeda motor yang umumnya tidak sesuai spektek.
“Awalnya kami mendapat laporan dari masyarakat yang resah adanya para pemuda yang sering mengadakan balap liar di jalan raya jembatan Wijaya Kusuma,” kata Kompol Riko, Minggu (17/3/2024).
Menindaklanjuti aduan masyarakat, petugas gabungan langsung menuju ke kawasan Jembatan Wijaya Kusuma, Desa Branggahan Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Petugas langsung mengepung sekelompok pemuda yang akan melakukan balap liar.
Petugas membubarkan aksi tersebut dan mengamankan sejumlah sepeda motor. Menariknya, puluhan pemuda yang berusaha kabur itu berhasil diamankan oleh petugas.
“Kita amankan 30 unit sepeda motor. Kendaraan diamankan itu mayoritas tidak sesuai spektek seperti ban kecil dan knalpot tidak sesuai standar atau brong,” jelasnya.
Pihak Polres Kediri juga memberikan pembinaan kepada anak muda agar tidak mengulangi perbuatannya kembali karena balap liar ini sangat membahayakan bagi diri sendiri maupun pengguna jalan yang sedang melintas.
“Apalagi ini bulan ramadan untuk itu saya menyampaikan imbauan agar para pemuda melakukan kegiatan yang positif dan bermanfaat,”ungkap Kompol Riko. [nm/suf]






