Surabaya (beritajatim.com) – PT Pupuk Kujang Cikampek memberangkatkan 30 ibu-ibu dari 10 desa sekitar perusahaan untuk mengikuti pelatihan tata boga di Bogasari Baking Center, Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Senin, 18 Mei 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Lokamandiri Mama Preneur yang bertujuan meningkatkan keterampilan kuliner dan mendorong kemandirian ekonomi lokal.
“Melalui pelatihan ini, saya harap ibu-ibu semua bisa meningkatkan keterampilan tata boga, menghasilkan aneka produk kuliner yang enak dan digemari masyarakat. Sehingga bisa menjadi bekal penting untuk berwirausaha dengan baik,” kata Agung Gustiawan, VP Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Kujang dalam siaran persnya, Rabu (20/5/2026).
Para peserta mendapatkan pelatihan praktis mulai dari memilih tepung, menimbang, menakar, hingga mengolah produk kuliner berkualitas. “Para peserta praktik langsung dan merasakan bagaimana membuat sajian dengan standar tinggi, tentu dipandu oleh para ahli tata boga dari Bogasari,” tambah Agung.
Program ini juga diukur menggunakan kerangka Social Return on Investment (SROI) untuk memastikan dampak sosial dan ekonomi yang nyata. Pupuk Kujang menyiapkan roadmap pendampingan lanjutan, termasuk akses perizinan PIRT dan sertifikasi halal, agar produk peserta bisa masuk pasar lebih luas.
“Bogasari ini berdiri tahun 1969 dan diresmikan tahun 1971. Memiliki sejarah Panjang dalam melakukan hilirisasi produk berbahan gandum. Karena sejarah inilah kami memilih Bogasari. Selain karena produk-produknya yang sangat akrab di mata masyarakat,” ujar Agung.
Chef Haryanto dari Bogasari menyatakan dukungannya: “Semoga kegiatan ini bisa meningkatkan roda perekonomian masyarakat.”
Program ini sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Kesetaraan Gender dan Pekerjaan Layak serta Pertumbuhan Ekonomi, sekaligus memperkuat komitmen Pupuk Kujang terhadap prinsip ESG. [suf]






