Malang (beritajatim.com) – Uji kelayakan dan kepatutan (UKK) bakal caleg (bacaleg) dilakukan oleh DPC PKB Kota Malang, Kamis, (23/2/2023). Setidaknya ada 50 bacaleg yang mengikuti UKK di kantor DPC PKB Kota Malang.
Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC PKB Kota Malang, Niriyanto mengatakan, dari 50 orang nantinya akan dikerucutkan 45 caleg saja. Untuk target perolehan kursi legislatif di Pemilu 2024 mendatang sebanyak 12 kursi. Saat ini mereka menguasai 7 kursi di DPRD Kota Malang dari 45 kursi yang ada.
“Target optimis di angka 12 kursi. Karena ada dukungan dari banyak elemen. 7 petahana termasuk Abah Abdulrahman (wakil DPRD Kota Malang). Mantan Sekda Kota Malang, yaitu pak Wasto termasuk beberapa pengusaha milenial di Malang,” kata Niriyanto.
BACA JUGA:
Pulang ke Malang, Cak Udin Panaskan Mesin PKB Hadapi Pemilu 2024
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Malang, Fatchullah menyebut uji kelayakan dan kepatutan untuk mengukur wawasan politik, kebangsaan dan garis perjuangan partai. Selain itu, tahapan UKK merupakan rangkaian dari penyaringan bacaleg sebelum ditetapkan caleg.
“Sekaligus pembelajaran politik, bahwasanya mereka ini mencalonkan bukan dengan pribadi, dibelakang ada umat yang membutuhkan. PKB ini didirikan oleh Nahdatul Ulama (NU) untuk bangsa,” ujar Fatchullah.
BACA JUGA:
Target Pemilu 2024, PKB Kabupaten Malang Incar Kursi Bupati
Fatchullah mengungkapkan saat ini bacaleg yang daftar melalui PKB Kota Malang didominasi oleh generasi milenial. Presentasenya sekira 60 persen lebih. Menurutnya kehadiran bacaleg milenial menjadi spirit baru bagi PKB Kota Malang.
“Allhamdulilah bacaleg kita itu di dominasi anak muda dan yang tua beberapa orang saja. Yang kita tekankan adalah kejujuran, dibelakang anda ada masyarakat untuk memperbaiki sistem perpolitikan dan reformasi yang sudah jalan 25 tahun belum ada tanda kepuasan masyarakat,” tandas Fatchullah. [luc/suf]






