Gresik (beritajatim.com) – Hujan deras terus mengguyur pulau Bawean, Gresik sejak kemarin (1/3/2023). Guyuran hujan menyebabkan Sungai Gunung Air di pulau Bawean meluap lalu menerjang puluhan rumah di Kecamatan Sangkapura.
Kapolsek Sangkapura AKP Sujai mengatakan, hujan deras yang turun sejak kemarin (1/3) malam dampaknya tidak terjadi di daratan tapi juga di pegunungan.
“Akibat hujan deras itu beberapa rumah milik warga diterjang banjir. Sungai tidak mampu menampung banyaknya debit air,” ujarnya, Kamis (2/03/2023).
Ia menambahkan, pasca hujan deras dan banjir, sejumlah rumah warga di 7 desa mengalami kerusakan. Desa yang dimaksud di antaranya Desa Sawahmulya, Desa Kotakusuma, Desa Patarselamat, Desa Lebak, Desa Bululanjang, Desa Sidogedungbatu, dan Desa Daun.
“Semua desa itu, ada sejumlah rumah warga dan jalan mengalami kerusakan,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bawean”]
Perwira pertama Polri itu menuturkan, untuk meringankan beban warga yang rumahnya mengalami kerusakan. Polsek Sangkapura bersama Koramil setempat gotong royong membersihkan lumpur dampak banjir di Pulau Bawean.
“Kami TNI-Polri gotong royong membersihkan puing-puing, lumpur dampak banjir bandang,” tuturnya.
Seperti diberitakan cuaca ekstrem yang terjadi di Pulau Bawean tidak hanya terjadi pertama kali ini. Sebelumnya, beberapa hari yang lalu gelombang tinggi juga menerpa di pulau tersebut dan menyebabkan satu orang nelayan kehilangan nyawa. [dny/but]






