Banyuwangi (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional 9 Jember memberikan sosialisasi kepada pengguna jalan untuk lebih memperhatikan keselamatan. Terutama, keamanan dan keselamatan di perlintasan kereta api sebidang.
“Sosialisasi ini dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menaati aturan lalu lintas di perlintasan sebidang. Tujuannya tidak lain agar dapat menekak angka kecelakaan di perlintasan sebidang,” jelas Vice President PT KAI Daop 9 Jember Broer Rizal saat sosialisasi di perlintasan sebidang Argopuro, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Minggu (19/12/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”pt-kai”]
Sepanjang tahun 2021 ini, kata Broer, angka kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api wilayah Daop 9 masih relatif tinggi. Bahkan, pihaknya mencatat 10 peristiwa kecelakaan di perlintasan sebidang selama bulan Desember ini.
“Kecelakaan terjadi 10 kali di Daop 9 Jember. Ini masih sangat tinggi kecelakaan di perlintasan sebidang,” ungkapnya.
Penyebabnya, lanjut Broer adalah perilaku warga yang kurang disiplin. Terutama saat berada atau melintasi perlintasan kereta api sebidang.
“Ketika pintu perlintasan sudah ditutup, masih saja ada yang mencari cela, nyelonong hingga akhirnya tertabrak kereta,” ungkapnya. [rin/but]






