Mojokerto (beritajatim.com) – PS Mojokerto Putra (PSMP) harus mengakui keunggulan tuan rumah Persenga Nganjuk dengan skor tipis 1-0 pada laga babak 32 besar Liga 4 Grup HH Piala Gubernur Jawa Timur. Pertandingan digelar di Stadion Anjuk Ladang, Kabupaten Nganjuk.
Gol semata wayang Persenga tercipta melalui tendangan bebas pada babak kedua. Hasil ini membuat Laskar Majapahit (julukan, red) belum mengamankan tiket lolos lebih awal dari fase grup. Meski di pertandingan sebelumnya menang 2-1 atas PSID Jombang, sementara Persenga menang Persepon Ponorogo, 1-7.
Pelatih PSMP, Denny Rumba menilai anak asuhnya sudah tampil maksimal meski bermain di bawah tekanan dukungan penuh suporter tuan rumah. “Lawan bermain bagus, tapi anak-anak sudah berjuang dan memberikan perlawanan yang sengit. Dalam sepak bola, melawan tuan rumah itu selalu sulit di mana pun,” ungkapnya, Rabu (7/1/2026).
“Babak pertama anak-anak main bagus, terbukti tidak kecolongan. Kita kecolongan dari tendangan bebas, mungkin konsentrasi sedikit menurun. Gol lawan itu dari kesalahan kita sendiri. Itulah sepak bola, fokus harus 100 persen sampai peluit akhir,” tegasnya.
Meski kalah, mantan Pelatih Persiku Kudus ini menegaskan peluang PSMP untuk lolos ke babak berikutnya masih terbuka. PSMP akan memaksimalkan laga terakhir grup dengan target meraih hasil terbaik. Ia juga memastikan kondisi tim dalam keadaan aman tanpa pemain yang mengalami cedera.
“Kita masih bisa lolos meskipun bukan juara grup. Yang penting lolos. Laga terakhir harus fight. Sekarang fokus recovery, main Jumat nanti kita lihat siapa yang akan diturunkan. Tidak ada yang cedera. Intinya kita fight sampai pertandingan terakhir,” pungkasnya.
Pada pertandingan lain di Grup HH, PSID Jombang tampil impresif dengan kemenangan telak 5-2 atas Persepon Ponorogo, sehingga persaingan menuju fase selanjutnya semakin ketat. Pada Jumat (9/1/2026), PSMP akan menghadapi Persepon Ponorogo. Sementara Persenga Nganjuk bertemu PSID Jombang. [tin/but]







