Malang (beritajatim.com) – Siapa Calon Presiden 2024 yang didukung Projo Jawa Timur, bakal ditentukan dalam Konferda pekan depan, Sabtu (7/10/2023). Selain lewat Konferda, relawan Pendukung Joko Widodo (Jokowi) itu juga akan menggelar Rakernas VI Projo di GBK Jakarta pada 14-15 Oktober 2023.
Sebanyak 30 ribu pengurus dan anggota Projo bakal menghadirinya. Presiden Jokowi dikabarkan hadir dalam Rakernas VI Projo yang dipercepat dari jadwal semula yakni tanggal 21-30 Oktober 2023.
Ketua Panitia Konferda Jawa Timur, Sulistiyanto Hadiatmoko, menyebutkan pekan depan Konferda Projo Jawa Timur bakal dilaksanakan sebagai ajang menyerap aspirasi rakyat. Seluruh pengurus cabang 38 kab/kota bakal memberikan aspirasi suara rakyat siapa sosok Capres dan Cawapres di Pilpres 2024 yang pantas didukung.
BACA JUGA:
Sekjen Projo Sebut Golkar Tambah Kuat, Rebut Kemenangan Maksimal
“Seluruh pengurus aktif SK DPP Pusat Projo sah 38 kab/kota seluruh Jawa Timur memberikan suara aspirasi temuan-temuan suara rakyat, Konferda ini bagian dari Rakernas nanti,” kata Bung Tanto, sapaan akrab Sulistiyanto Hadiatmoko, Sabtu (30/9/2023).
Tanto menegaskan, pengurus Projo se-Jawa Timur, dipastikan hadir dalam Konferda Sabtu 7 Oktober 2023 di Hall Best Western Hotel Papillio, Surabaya. “Para pemimpin cabang itu akan memberikan suara rakyat dibawah,” tegas Tanto.
Terkait sikap politik, Tanto bilang bahwa sikap politik organisasi terhadap dukungan Capres pemilu 2024 tegak lurus arahan DPP Pusat Projo dan rencananya akan diputuskan di Rekernas VI.
“Masih tetap tidak berubah, inisial P,” ungkap Tanto.
Tanto menjelaskan, sikap politik Projo Jatim soal Capres dan Cawapres masih mengerucut ke sosok berinisial P. Namun, pihaknya enggan mengungkap nama asli inisial P yang pernah di utarakan Ketua Umum DPP Pusat Projo, Budi Arie Setiadi terkait dukungan Pilpres 2024.
Sebagai dasar pemikiran membangun sikap politik Projo Jatim, bersandar pada Kalkulasi politik koalisi partai pengusung. Dimana Posisi Ganjar Pranowo PDIP, PPP : 25,56 persen, Prabowo Subianto Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat : 45,39 persen dan Anies Baswedan NasDem, PKS, PKB : 29,05 persen.
Tanto mengaku, Projo Jatim tetap tegak lurus dalam satu rampak barisan DPP Pusat Projo pimpinan Budi Arie Setiadi serta menunggu komando dan arahan Jokowi sebagai pelindung dan penasehat Ormas Projo.
“Jawa Timur akan road show dalam rakernas, all out apapun menjadi hasil keputusan dalam Rakernas VI Projo nanti, sinyal initial P itu kuat di arus bawah,” ujar Tanto.
BACA JUGA:
Projo Merapat, Sarmuji Sebut Partai Golkar Tambah Kuat
Terkait Bacawapres, Tanto menyebutkan, ada 4 bakal calon wakil presiden (Bacawapres) yang representatif. Yakni Erick Thohir, Erlangga Hartarto, Menkopolhukam Mahfud MD, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
“Projo masih menunggu arahan dari Presiden Joko Widodo perihal ke arah mana dukungan Pilpres 2024 akan diarahkan.
Bagaimanapun keputusan akhir kami akan menanti keputusan DPP Pusat Projo Budi Arie Setiadi. Kami masih menunggu perintah, arahan, dan komando Jokowi soal Pilpres 2024. Kami tegak lurus Pak Jokowi,” katanya.
Terpisah, Eks. Ketua Kominfo DPD Projo Jawa Timur, Azhari Hasan mengatakan tak hanya Capres, Azhari menyebut Rakernas VI Projo di istora senayan Jakarta itu juga bakal mendeklarasikan dukungan Bacawapres. Bocorannya sosok berinisial “G” yang bakal didukung menjadi Cawapres mendampingi Capres P. Tapi ojo ke susu, ora kesusu, ojok keburu-buru, sabar sabar saja.
“Insyaallah, informasi yang baru nih, insyaallah kalau clean and clear, sekaligus akan diumumkan Cawapres yang kita dukung, sosok inisial G,” terang Azhari.
Ditanya, siapa sosok G yang dimaksud, Azhari tak menjawab lugas. “Bisa saja Gus, atau bisa Gibran, bisa Ganjar, ya kan, tunggu saja,” ucapnya.
Azhari menyebutkan, Rakernas VI Projo di Jakarta bakal diawali pembukaan dan deklarasi sikap dukungan Capres di hari pertama. Jokowi pun diagendakan hadir dalam Rakernas yang digelar di Istora Senayan, Jakarta Pusat nanti.
“Projo Jatim berangkat bersama di hari Sabtu dan Minggu (14-15 Oktober 2023). Insyaallah, pembukaan Rakernas akan dihadiri 30 ribuan kader dan simpatisan,” Azhari mengakhiri. [yog/beq]






