Pamekasan (beritajatim.com) – Pemain asal Australia, Kwabena Appia-Kubi dipastikan sebagai bagian dari skuad Madura United dalam mengarungi ketatnya jadwal putaran kedua BRI Liga 1 2022-2023.
Pemain yang sempat bermain di Liga Thailand tersebut, sekaligus diplot mengisi slot pemain asing Asia, menggantikan posisi pemain Timor Leste, Pedro Henrique yang menjadi bagian Laskar Sape Kerrab selama putaran pertama Liga 1.
Hal tersebut sekaligus menandakan sosok Kwabena Appia-Kubi sebagai rekrutan pertama manajemen bagi tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, guna menghadapi ketatnya jadwal putaran kedua kompetisi tertinggi sepakbola tanah air.
Bahkan pemain asal Australia tersebut, juga sudah dipastikan sebagai bagian dari keluarga besar Laskar Sape Kerrab. Sehingga ia dipastikan akan menjalani debut saat putaran kedua Liga 1 berlangsung.
[berita-terkait number=”3″ tag=”madura-united”]
“Kita fokus pada pemain depan, karena sepakbola indah itu terjadi jika terjadi gol dan menang,” kata Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi, dikutip dari salah satu jejaring media sosial (medsos) resmi klub, Sabtu (7/1/2023).
Untuk diketahui, Kwabena Appia-Kubi merupakan pesepakbola kelahiran Auckland, New Zealand, 19 Mei 1992. Ia merupakan anak dari warga Ghana, Afrika, selanjutnya pindah ke Sydney, Australia, saat masih berusia 6 tahun.
Saat berusia belia hingga remaja, Appiah sempat bermain untuk sejumlah klub, di antaranya Granville Association, Parramatta City, Granville Rage, dan Spirit FC. Bahkan saat masih di level junior, ia juga sempat memperkuat tiga tim nasional (timnas) berbeda, yakni New Zealand, Australia, dan Ghana.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Madura-United”]
Sementara karir profesionalnya dimulai bersama Granville Rage (2010), berlanjut ke North West Sydney Spirit (2011), dan Parramatta (2012). Selanjutnya bersama Wellington Phoenix (2015-2016), hingga Central Coast Mariners (2016-2018).
Awal karir profesional di sepakbola Asia, pemain berpostur 180 centimeter itu bermain bersama klub asal Korea Selatan, Incheon United (2018). Berikutnya ia kembali ke Australia, memperkuat Newcastle Jets (2019) dan Western United (2019-2020), dan akhirnya berkarier di Thailand pada 2021.
Pada saat itu, Appiah merapat ke Nakhon Ratchasima. Namun, kiprahnya tak berlangsung lama. Selanjutnya memutuskan untuk menerima pinangan Madura United pada awal Januari 2023. [pin/suf]






