Kediri (beritajatim.com) – Pie Nanas menjadi salah satu jajanan Lebaran yang yang cukup favorit bagi masyarakat Kediri dan di sekitarnya. Terbukti, permintaan kue ini meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Menurut Ratih Kusuma Dewi, pemilik UMKM Pie Nanas Candaria yang berada di Perumahan Merah Delima Blok F 42, Kabupaten Kediri, banyak permintaan dari konsumen. Peminat kue ini, bahkan tidak hanya dari Kediri saja, tetapi juga dari luar Kota, seperti Jakarta dan Lampung.
“Ya benar, akibat tingginya permintaan pasar, saya merasa kesulitan untuk mendapatkan bahan baku buah Nanas. Selain itu, kualitas kematangan Buah Nanas pada saat ini, mengalami penurunan, jika dibandingkan/l dengan kualitas Buah Nanas pada beberapa waktu lalu,” kata Pemilik UMKM Pie Nanas Candaria, asal Kediri, Ratih Kusuma Dewi.
Ratih menambahkan, saat ini harga Buah Nanas di pasaran meningkat. Jika sebelum ramadan, harga buah nanas Rp 8,5 ribu per kilogramnya, kini naik menjadi Rp 10,5 ribu per kg. Selain bahan baku nanas yang naik, Ratin juga mengaku, sulit memperoleh kardus kemasan untuk bahan bingkisan atau hampers.
“Meski harga bahan baku naik, harga produk tetap, yakni berlaku harga seperti pada kondisi normal. Misalnya Pie Nanas ukuran kecil dan dikemas toples 240 gram dijual Rp 30.000 per toples. Saya putuskan hal ini untuk menjaga kepercayaan pelanggan, tujuannya agar mereka tidak berpikir kalau mumpung momentum Lebaran harganya naik,” katanya.
Ratih memulai bisnis ini sejak pandemi melanda Indonesia, sekitarr 2,5 tahun lalu. Sampai hari ini, dia telah mencatatkan kenaikan omzet hingga 100 persen dari kondisi normal. Pada momentum Lebaran tahun ini pun, ia harus menambah jumlah karyawan untuk menyelesaikan pesanan. Sebab, kini ia harus memproduksi sebesar 1.000 pieces Pie Nanas. Sedangkan sebelum ramadan, produksinya hanya sekitar 10 kg Pie Nanas atau setara 180 pieces saja.
“Soal tren pembelian, jika pada Idul Fitri tahun lalu banyak yang ke sini untuk memesan hampers, sekarang tidak. Sebab, konsumen banyak yang membutuhkan Pie Nanas ini untuk suguhan tamu di rumah serta sebagai camilan pembeli itu sendiri,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”berita-kediri”]
Ratin berharap Pie Nanas Candaria ini bisa menjadi salah satu oleh-oleh khas Kabupaten Kediri. Target tersebut juga sempat diungkapkan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana bersama Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa, saat berkunjung di Bazaar UMKM Kediri Young Enterpreneur di Tempat Bercakap Kopi, Kediri.
“Saat itu, Mas Bupati, pernah mengatakan kalau Pie Nanas ini layak jika dijadikan oleh-oleh khas Kabupaten Kediri, selain Tahu Takwa yang lebih dulu dikenal masyarakat. Terlebih lagi, sebentar lagi tahun 2023 ada Bandara Dhoho Kediri, sehingga kami perlu menangkap peluang ini sebagai ekspansi pasar sekaligus memperluas branding dan menambah inovasi,” katanya. [nm/ted]






