Magetan (beritajatim.com) – Sejumlah wali murid SMPN 1 Magetan sempat rasan-rasan terkait permintaan sumbangan oleh Komite SMPN 1 Magetan. Mereka mengeluhkan adanya sumbangan yang meminta mereka membayar sejumlah uang.
Keperluannya untuk membeli videotron, TV LED untuk kelas VII total 10 kelas, dan kanopi kantin sekolah. Estimasinya masing-masing seharga Rp100 juta, Rp60 juta, dan Rp90 juta, totalnya Rp 250 juta.
Surat yang dilayangkan pada 8 September ditandatangani Sekretaris Komite Achmad Maarif, Ketua Komite Marfuat, dan Kepala SMPN 1 Magetan Titik Sudarti itu memberitahukan pada wali murid untuk berkumpul dan membahas soal sumbangan guna membeli sejumlah sarpras tersebut.
Ada pro kontra antara wali murid. Ada yang mengaku setuju dengan sumbangan itu, dan ada pula yang tidak setuju. Beberapa wali murid merasa keberatan dengan sumbangan yang diestimasikan dibayar Rp300 ribu untuk kelas VII dan VIII, sementara kelas IX diestimasi membayar Rp150 ribu.
[berita-terkait number=”5″ tag=”magetan”]
“Saya keberatan karena uang segitu. Meski bisa dicicil kami tetap keberatan. Uang segitu bisa digunakan untuk yang lain,” kata salah satu wali murid yang enggan namanya dimediakan, Jumat (30/9/2022).
Sementara, wali murid yang lain mengaku permintaan sumbangan itu sudah bagus. Toh, juga untuk menunjang belajar siswa di sekolah. “Kami setuju saja dan siap menyumbang toh untuk kebaikan sekolah,” kata salah seorang wali murid.
Terpisah, Ketua Komite SMPN 1 Magetan Marfuat membenarkan perihal permintaan sumbangan itu. Namun, sifatnya tidak memaksa dan pihaknya tak menentukan jumlah yang disumbangkan. Bahkan, tidak menarget kapan terakhir sumbangan diberikan.
“Intinya sifatnya tidak memaksa. Jika tidak mampu maka tidak menyumbang pun tidak masalah. Jika mampu dan mau menyumbang lebih ya, silakan. Kami juga tidak mematok kapan terakhir sumbangan diberikan. Semua kami kembalikan ke wali murid mau menyumbang berapa dan kapan,” kata Marfuat, Jumat (30/9/2022).
Pihaknya sudah menimbang bersama dengan orang tua murid jika pihak sekolah membutuhkan videotron untuk menunjang sejumlah kunjungan tamu luar daerah untuk berbagai keperluan, TV LED untuk menunjang pembelajaran siswa, dan kanopi kantin agar para siswa nyaman saat makan minum di kantin karena mereka harus pulang agak sore.
“Kami sudah paparkan ke wali murid. Apa kebutuhannya. Namun, untuk merk-nya kami memang belum bisa pastikan karena duitnya kan belum terkumpul semua dan dapat berapa totalnya. Yang kami sampaikan di surat pemberitahuan itu hanya estimasi harganya,” kata Marfuat. (fiq/kun)






