Surabaya (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Jawa Timur menggelar Halalbihalal sekaligus Konferensi Wilayah pada Sabtu, 26 April 2025, di Empire Palace, Bubutan, Surabaya. Acara ini menjadi momentum penting bagi PRIMA Jawa Timur untuk memperkuat konsolidasi internal menjelang Kongres Partai PRIMA yang akan digelar dalam waktu dekat.
Konferensi tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Penjabat Sementara (Pjs) Sekretaris Jenderal PRIMA Adi Priyanto, serta Boedi Prijo Soeprajitno, mantan Ketua Tim Kampanye Daerah Prabowo-Gibran dan eks Ketua Tim Pemenangan Provinsi Khofifah-Emil. Kehadiran mereka memberikan semangat baru bagi para kader yang datang dari 38 kota/kabupaten se-Jawa Timur.
Boedi Prijo Soeprajitno mengapresiasi soliditas dan militansi kader PRIMA Jawa Timur yang dinilai berperan besar dalam memenangkan pasangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 dan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024.
“Saya menyaksikan sendiri bagaimana kader PRIMA bekerja keras di lapangan. Militansi seperti inilah yang harus terus dijaga untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran dan Khofifah-Emil ke depan,” ujar Boedi.
Pada kesempatan yang sama, Pjs Sekjen DPP PRIMA Adi Priyanto menegaskan komitmen partai untuk terus mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia menilai program-program yang diusung merupakan langkah visioner dalam membangun Indonesia yang lebih adil dan makmur.
“Program Prabowo-Gibran adalah program yang visioner dan harus didukung penuh. Program makan bergizi gratis, sekolah rakyat, hilirisasi, pembentukan koperasi merah putih, hingga bergabungnya Indonesia ke BRICS adalah langkah progresif yang wajib kita kawal,” kata Adi.
Adi juga menyoroti sikap tegas Prabowo dalam menghadapi tekanan asing, yang menurutnya sejalan dengan cita-cita luhur para pendiri bangsa. “Sikap Prabowo yang menolak berlutut kepada tekanan asing menunjukkan bahwa kita berada di jalur yang benar: berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi, dan berkepribadian secara budaya, sesuai cita-cita Proklamasi 17 Agustus,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPW PRIMA Jawa Timur, Samirin, mengingatkan pentingnya soliditas kader dalam menghadapi agenda politik ke depan. Ia menekankan bahwa kegagalan PRIMA menjadi peserta pemilu 2024 tidak boleh menyurutkan semangat perjuangan.
“Kader dan anggota PRIMA harus menjadi garda terdepan dalam mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Konsolidasi ini juga untuk memperkuat mesin politik kita ke depan,” ujar Samirin.
Dalam penutupannya, Samirin menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh kader dan pengurus daerah. “Tanpa kerja keras teman-teman di daerah, kemenangan ini tidak akan mungkin tercapai. Mari terus jaga kekompakan kita,” tutupnya.
Momentum Halalbihalal dan Konferensi Wilayah ini menunjukkan kesiapan PRIMA Jawa Timur dalam merespons dinamika politik nasional sekaligus mempererat barisan menuju agenda besar partai di masa depan. [asg/suf]






