Surabaya (beritajatim.com) – Orang mabuk yang melakukan hal-hal yang tidak terduga adalah fakta yang banyak ditemukan di manapun bahkan di seluruh dunia. Terkadang perbuatan mereka lucu, dan terkadang berbahaya.
Dilansir dari Indiatimes.com, baru-baru ini, seorang pria mabuk di AS ditangkap karena bergelantungan di truk yang sedang berkendara sejauh hampir 200 km dengan harapan ‘menemukan istrinya’. Dia akhirnya mendarat di negara bagian yang berbeda.
Pria mabuk itu ‘menumpang di footstep belakang dek truk dan berpegangan pada rel belakang,’ tulis pengguna Twitter Eli Higgins dalam sebuah posting.
“Tepat ketika Anda berpikir Anda telah melihat semua kejadian aneh, Pria dari Wichita ini ditangkap Senin pagi (sekitar 2:30 pagi) setelah dia menumpang hampir ke OKC (Oklahoma) dengan berpegangan pada rel belakang sebuah truk. Kami akan mendapat reaksi dari orang-orang yang mengenalnya malam ini di #KAKENews.”
Pria itu kemudian diidentifikasi sebagai Dustin Slocum, 30, dari Wichita, Kansas. Dia melompat ke rel belakang truk saat meninggalkan galangan kapal. Dia berhasil bertahan sejauh 130 mil (sekitar 209 km) selama dua jam dan berakhir di Guthrie, Oklahoma.
Pria itu ‘berharap menemukan istrinya’. Pria itu mabuk, tetapi dia pasti tahu apa yang dia lakukan dan mengapa dia melakukannya. Ketika pihak berwenang bertanya kepada pria mabuk itu mengapa dia berada di truk, dia menyatakan bahwa dia “berharap untuk menemukan istrinya”.
“Ketika saya mendengar seseorang melakukan perjalanan gila, saya berpikir, ya, itu dia. Itu hal yang akan dia lakukan. Ini sangat aneh ketika mendapat panggilan telepon yang mengatakan tampaknya ada seorang pria di belakang truk sedang bergelantungan,” kata petugas Patroli Jalan Raya Oklahoma Eric Foster kepada Kake TV.
Pada pukul 2:30 pagi hari itu, polisi menangkap Slocum karena mabuk di depan umum dan bersenang-senang, masing-masing dengan tuduhan pelanggaran ringan yang dia akui tidak bersalah. Namun, tidak diketahui sebenarnya apakah dia bahkan memiliki istri apa tidak.
“Mungkin alasan dia bergelantungan sejauh 130 mil memang adalah alasan yang sebenarnya, seputus asa itu ingin mencari ‘istri’,” pungkas petugas polisi itu. [adg/beq]






