Surabaya (beritajatim.com) – Persija Jakarta menghadapi ujian penting saat menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-27 Super League 2025/2026. Pertandingan panas ini dijadwalkan berlangsung Sabtu (11/4/2026) malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Pertandingan ini menjadi titik penentu bagi Macan Kemayoran dalam menjaga peluang bersaing di papan atas klasemen. Tambahan tiga poin menjadi target mutlak demi memangkas selisih dengan dua tim teratas.
Saat ini, Persija menempati posisi ketiga dengan koleksi 52 poin. Mereka tertinggal lima angka dari Borneo FC di peringkat kedua dan terpaut sembilan poin dari Persib yang memimpin klasemen.
Gelandang Persija, Fabio Calonego menegaskan bahwa timnya tidak kehilangan harapan dalam perburuan gelar. Fabio menyebut konsistensi dan kerja keras menjadi kunci untuk tetap bersaing hingga akhir musim.
“Dalam sepak bola, tidak semua berjalan sesuai rencana. Yang terpenting adalah kami terus bekerja keras. Kami tahu perjuangan menuju gelar juara tidak mudah, tetapi selama peluang itu masih ada, kami akan terus percaya dan berjuang sampai akhir,” kata Fabio.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga mentalitas optimistis di tengah tekanan kompetisi yang semakin ketat.
“Selama masih ada peluang 1 persen, kami akan memiliki keyakinan 99 persen. Kami akan terus memberikan yang terbaik dan bekerja keras 100 persen setiap hari,” ujarnya.
Di sisi lain, pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menilai absennya dua pemain Persija, Jordi Amat dan Thales Lira, tidak akan mengurangi kekuatan lawan secara signifikan.
Menurut Tavares, kedalaman skuad Persija tetap menjadi ancaman serius meski kedua pemain tersebut tidak tampil.
“Saya tidak melihat itu sebagai keuntungan bagi kami. Jordi dan Thales memang pemain bagus, tetapi Persija masih memiliki banyak pemain berkualitas yang siap menggantikan mereka,” kata Tavares.
Jordi Amat dipastikan absen akibat kartu merah, sementara Thales Lira harus menjalani sanksi akumulasi kartu kuning.
Tavares menegaskan timnya tidak ingin terlena dengan kondisi tersebut. Fokus utama Persebaya adalah memastikan kesiapan fisik dan kebugaran pemain jelang pertandingan.
“Kami akan melihat perkembangan kondisi pemain sepanjang pekan ini, apakah mereka cukup siap untuk diturunkan saat menghadapi Persija,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa tim pelatih Persebaya telah mulai mempelajari kekuatan Persija sejak usai laga lawan Persita Tangerang.
“Kami sudah mulai menganalisis Persija. Mereka tim kuat dan pada pertemuan pertama mampu menang 3-1,” ujarnya.
Tavares menyadari laga tandang ke Jakarta selalu menghadirkan tantangan besar. Namun, ia memastikan Persebaya datang dengan ambisi yang sama, yakni meraih kemenangan.
“Pertandingan melawan Persija selalu sulit. Mereka tim papan atas dan membutuhkan kemenangan. Tapi kami juga datang dengan tujuan yang sama, yaitu mendapatkan tiga poin,” katanya.
Persebaya saat ini berada di peringkat keenam klasemen dengan 42 poin, hasil dari 11 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan enam kekalahan. Sementara Persija mengoleksi 52 poin dari 16 kemenangan, empat imbang, dan enam kekalahan. (faw/aje)






