Jakarta (beritajatim.com) – Misi balas dendam diusung Madura United saat menjamu Bhayangkara Presisi pada pekan kelima Super League 2025/2026. Kedua tim akan berduel di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (12/9/2025) pukul 19.00 WIB.
Laga ini menjanjikan pertarungan ketat, mengingat kedua tim sama-sama sedang berburu konsistensi. Laskar Sape Kerrab, berada di posisi ke-12 dengan empat poin dari empat pertandingan. Mereka baru saja menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bali United di pekan sebelumnya.
Sementara itu, Bhayangkara datang dengan modal berharga. Setelah tiga pekan gagal meraih kemenangan, The Guardians ini akhirnya memetik kemenangan perdana 2-0 atas Persis Solo. Hasil itu menempatkan mereka di posisi ke-10 dengan koleksi poin yang sama dengan Madura United, yaitu empat.
Secara historis, pertemuan ini menjadi ujian berat bagi Madura United. Dalam 12 pertemuan terakhir, Laskar Sape Kerrab hanya mampu menang sekali, berbanding sembilan kekalahan dan dua hasil imbang. Kekalahan terakhir terjadi pada 1 Maret 2024, di mana Madura United takluk 2-3 dari Bhayangkara.
Selain itu, Madura United juga menghadapi ‘kutukan’ di kandang sendiri. Mereka belum lagi meraih kemenangan di Gelora Madura dalam empat laga terakhir, dengan rincian tiga kekalahan dan satu hasil imbang. Kemenangan kandang terakhir mereka terjadi pada 28 April 2025, atau 136 hari lalu, saat mengalahkan Persik Kediri.
Namun, Bhayangkara FC juga perlu mewaspadai duo maut mereka, Fareed Sadat dan Ilija Spasojevic. Keduanya telah menunjukkan ketajaman dengan masing-masing mencetak dua gol di liga. (faw/ted)






