Surabaya (beritajatim.com) – Warga Madiun dan Pacitan akan menghadapi kondisi cuaca yang bervariasi pada Rabu, 20 Agustus 2025. Berdasarkan informasi dari prakirawan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, S.Tr., cuaca di ketiga wilayah ini diprediksi berganti mulai dari cerah, berawan, hingga udara kabur pada malam hari.
Di Kota Madiun, pagi hari akan diawali dengan langit cerah sekitar pukul 06.00 WIB. Namun, awan mulai muncul pada pukul 09.00 WIB sehingga suasana menjadi cerah berawan.
“Siang harinya, matahari akan kembali bersinar terang antara pukul 12.00 hingga 15.00 WIB,” jelas Oky.
Memasuki sore menjelang malam, tepat pukul 18.00 WIB, langit berubah menjadi cerah berawan dan pada pukul 21.00 WIB diperkirakan berawan total. Suhu di Kota Madiun berkisar 22–30 derajat Celcius dengan kelembapan 65–96 persen, serta angin bertiup dari timur sekitar 16,7 km/jam.
Sementara itu, Kabupaten Madiun menunjukkan pola cuaca yang hampir sama. Pagi hingga siang tetap cerah dan cerah berawan. Perbedaan muncul pada malam hari. Oky menjelaskan,
“Sekitar pukul 18.00 WIB, Kabupaten Madiun akan mengalami kondisi berawan total. Baru pada pukul 21.00 WIB, cuaca berangsur menjadi cerah berawan.”
Suhu di wilayah ini sedikit lebih sejuk, yakni 21–29 derajat Celcius dengan kelembapan 67–97 persen, dan angin bergerak dari barat daya dengan kecepatan 21 km/jam.
Untuk wilayah Pacitan, cuacanya lebih dinamis. Sejak pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, langit diperkirakan cerah berawan. Namun pada siang hari sekitar pukul 12.00 WIB, cuaca berubah menjadi berawan.
Mulai sore pukul 15.00 WIB hingga malam pukul 21.00 WIB, kondisi udara di Pacitan diprediksi kabur. Suhunya relatif sejuk, berada pada kisaran 21–28 derajat Celcius, dengan kelembapan cukup tinggi antara 69–98 persen. Angin berhembus dari timur laut dengan kecepatan 9,9 km/jam.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi cuaca, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar rumah.
“Kami harap masyarakat bisa menyesuaikan aktivitasnya dengan perubahan cuaca, agar tetap nyaman dan aman,” pesan Oky. (mnd/ian)






