Jember (beritajatim.com) – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyayangkan capaian kontingen Kabupaten Jember dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) VII kemarin. Kontingen Jember menduduki peringkat sembilan klasemen perolehan medali terbanyak.
Jember mendulang 20 medali emas, 17 perak, 45 perunggu. “Kami memberikan apresiasi dan hormat setinggi-tingginya kepada pejuang olah raga Jember yang telah berjuang keras untuk mengukir prestasi. Sangat disesalkan sebagai tuan rumah yang seharusnya menjadi pemenang dengan predikat juara umum faktanya hanya mendapatkan peringkat 9,” kata Ketua Fraksi PPP DPRD Jember Achmad Faeshol, Jumat (8/7/2022).
“Kami sangat menyayangkan dan menyesalkan atas capaian tersebut. Jember sebagai tuan rumah seharusnya lebih mempersiapkan sejak awal, baik sarana dan prasarana masing-masing venue lomba maupun sumber daya peserta lomba,” kata Faeshol.
Bupati Hendy Siswanto semula menargetkan juara umum. Belakangan target itu direvisi menjadi lima besar perolehan medali. “Seharusnya sebelum membuat statement dihitung terlebih dahulu, sejauh mana kekuatan kontingen Jember yang telah dipersiapkan, serta melihat dan belajar dari kabupaten dan kota lain yang telah berprestasi pada porprov sebelumnya. Namun demikian hal itu wajar, karena setiap orang boleh bermimpi dan berobsesi,” kata Faeshol.
“Syukur alhamdulillah, Jember ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan Porprov VII. Secara global dapat dinyatakan bahwa penyelenggaraan Porprov VII di Jember berjalan lancar dan sukses, meskipun trisukses kedua yaitu sukses prestasi masih jauh dari harapan,” kata Faeshol.
Kesuksesan Porprov Jatim VII terlihat pada antusiasme masyarakat, terutama saat pembukaan. Namun ada beberapa hal yang menurut Faeshol perlu diperbaiki, antara lain pengaturan lalu lintas dalam prosesi pembukaan Porprov. “Aspek fisik dan psikologis, baik pelaku maupun masyarakat harus terlebih dahulu dikondisikan, mengingat masih terjadi kekisruhan pada ajang sepak bola di Stadion Notohadinegoro,” kata Faeshol.
[berita-terkait number=”4″ tag=”porprov-jatim”]
Faeshol menyarankan agar Pemkab Jember dan pelaku olahraga mengubah pola pikir mengenai prestise dan prestasi. “Prestise dan prestasi bukan hanya milik diri sendiri tetapi milik masyarakat luas. Prestasi yang diukir oleh masing-masing pelaku olah raga akan mengangkat harkat martabat serta kehormatan masyarakat Jember,” katanya.
PPP juga meminta sumber daya manusia dan sarana prasarana semua cabor disiapkan untuk mengikuti kegiatan-kegiatan olah raga baik, pada tingkat lokal, regional maupun tingkat nasional. “Pembinaan harus dilakukan secara intensif sejak dini, dan memberikan reward bagi yang berprestasi,” kata Faeshol.
Menghadapi Porprov VIII 2023, Faeshol berharap anggaran untuk bidang olahraga diprioritaskan. “Pencarian bibit-bibit unggul olahragawan dan olahragawati sesuai dengan bidangnya harus mulai dilakukan, serta lakukan pembinaan secara intensif dan mengadakan event pertandingan lomba secara berkesinambungan,” kata Faeshol. [wir/but]






