Sumenep (beritajatim.com) – Husky CNOOC Madura Limited (HCML) memberikan apresiasi kepada kelompok masyarakat (POKMAS) yang terlibat dalam pelaksanaan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) HCML dan pendamping HCML berupa PPM Awards.
“Pemberian penghargaan ini kali pertama kami berikan, sebagai bentuk apresiasi kami terhadap Pokmas yang melaksanakan PPM HCML,” kata Head of Field Relations, Ali Aliyuddin, Rabu (20/12/2023).
Pemberian PPM Awards tersebut merupakan bagian dari ‘Festival Pesisir 2’ yang digelar HCML di Pulau Giliyang, Kabupaten Sumenep, pada 19-20 Desember 2023.
“Untuk edisi perdana PPM Awards ini, kategori yang dilombakan adalah PPM terbaik dan pendamping dengan performa terbaik,” terang Ali.
Dari hasil penilaian, peraih PPM Awards untuk program terbaik ada tiga. Yang pertama jembatan di Desa Prambanan, kemudian pagar Polindes, dan bantuan 10 kios. Untuk program jembatan di Desa Prambanan, LPMS dinilai mampu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dengan tepat dan tinggi nilai manfaatnya.
Sedangkan keunggulan program pembuatan pagar Polindes, LPMK mampu meyakinkan pihak desa untuk menetapkan prioritas kegiatan. Kemudian program bantuan 10 kios, Pokmas Bahtera dinilai mampu memicu pertumbuhan perekonomian desa.
“Untuk kategori pendamping terbaik, PPM Awards diberikan padabTrunojoyo Amanah Sagara
(TAS), yang dinilai mampu beradaptasi cepat dengan performa baik,” ujar Ali.
Festival Pesisir di Pulau Giliyang ini merupakan kegiatan kedua, setelah pada 2022, Festival Pesisir 1 dilaksanakan di Pulau Mandangin Sampang. Dalam Festival Pesisir 2, tamu-tamu yang datang ke Pulau Giliyang disambut dengan Tari Sintung yang dilakukan kolosal oleh 100 penari.
Festival ini juga diisi dengan penanaman 3.000 bibit pohon yang terdiri dari 1.500 bibit cemara udang dan 1.500.bibit pohon buah. Selain itu, HCML juga melakukan langkah baik berupa bakti sosial di bidang kesehatan dan pendidikan.
Bakti sosial di bidang kesehatan berupa pemberian makanan tambahan kepada 50 balita warga Pulau Giliyang sebagai upaya pencegahan stunting. Sedangkan bakti sosial di bidang pendidikan berupa bantuan sepatu gratis untuk 20 anak berprestasi.
Festival Persisir 2 juga dimeriahkan dengan suguhan berbagai kesenian, diantaranya musik Taneyan Lanjang, Teater Bajang Ringit, kemudian Aderenat. Seluruh rangkaian acara Festival Pesisir 2 ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen oleh seluruh Ketua Tim pendamping untuk melaksanakan PPM HCML 2024 dengan lebih baik lagi.
“Rangkaian acara Festival Pesisir ini semangatnya ‘ACT Locally, impACT Globally’. Itu sejalan dengan keinginan HCML ‘To Be a Good Neighbor to Local Community’ atau menjadi tetangga yang baik bagi lingkungan sekitar,” ucapnya. (tem/ian)






