Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Kota Mojokerto memberikan golden ticket bagi mereka yang hafiz Qur’an dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023 jenjang SMP Negeri. Kuota golden ticket tersebut yakni sebesar tiga calon peserta didik baru di setiap SMP Negeri.
Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum dan Kesiswaan Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas P dan K) Kota Mojokerto, Putra Wira Perkasa mengatakan, golden ticket yang diperuntukkan bagi hafiz Qur’an tersebut memiliki kuota tiga calon peserta didik baru di setiap SMP Negeri. “Jumlah ini sesuai dengan regulasi dari pusat,” ungkapnya, Selasa (16/5/2023).
Komisi III DPRD Kota Mojokerto berharap kuota golden ticket tersebut bisa ditambah. Menanggapi hal tersebut, Putra menjelaskan, golden ticket bagi mereka yang hafiz Qur’an tersebut merupakan kebijakan baru di PPDB tahun 2023 jenjang SMP Negeri. Regulasi dari pusat tersebut sudah jelas terkait prosentase pembagian dalam PPDB tahun 2023.
“Iya kebijakan daerah namun kita tidak boleh menyalahi regulasi satu pusat, artinya prosentase masing-masing jalur. Jalur zonasi 65 persen, afirmasi 15 persen, perpindahan tugas orang tua 5 persen dan prestasi 15 persen. Untuk tahun ini, ada golden ticket, tiga orang dalam satu SMP Negeri yang dibuktikan dengan sertifikat yang dikeluarkan dari pondok pesantren,” katanya.
https://beritajatim.com/pendidikan-kesehatan/ppdb-2023-di-jatim-ada-golden-ticket-ketua-osis-dan-lainnya/
Jika jumlah pendaftar dalam satu SMPN lebih dari tiga maka akan diperingkat dengan ketentuan skoring. Menurutnya yang menjadi salah persepsi di masyarakat yakni terkait hafalan juz. Pihaknya melakukan peringkat dengan ketentuan skoring tersebut dari jumlah juz bukan juz ke berapa di Qur’an yang dihafalkan.
“Ini sudah masuk pedoman juknis Pak Kadis, sudah di share ke sekolah-sekolah. Nanti akan kita lakukan sosialisasi mulai tanggal 18 Mei, masing-masing sekolah punya operator PPDB dan membuka posko. Meski full online tapi setiap sekolah juga harus membuka posko, posko disiapkan bagi wali murid yang masih membutuhkan informasi terkait PPDB,” katanya.
PPDB tahun 2023 jalur non zonasi di Kota Mojokerto dibuka tanggal 5-8 Juni 2023 dan jalur zonasi tanggal 26 hingga 30 Juni 2023. Di tanggal tersebut, lanjut Putra, jalur lintas zonasi sehingga peluang warga Kota Mojokerto maupun luar Kota Mojokerto. PPDB dibuka selama 24 jam, mengaca pada penerimaan PPDB tahun sebelumnya banyak masyarakat yang melakukan proses pendaftaran saat malam hari.
https://beritajatim.com/pendidikan-kesehatan/simak-berikut-9-kebijakan-baru-ppdb-2023-di-jatim/
“Kita sudah kerjasama dengan Telkom yang notabene nya punya nama, kapasitas servernya juga gede. Masyarakat bisa di jam kerja atau malam, kita tidak ada kekhawatiran untuk eror. Operator sekolah melayani di jam kerja, untuk yang pusat (di Dinas P&K) standby. Kalau daftar dari rumah kan bebas, di jam kapanpun. Banyak, tiga tahu ke belakang jam 12 malam ada,” ujarnya.
Putra menduga masyarakat yang mendaftar di jam-jam malam hari lantaran saat jam kerja sibuk kerja. Putra menjelaskan jenjang SD di Kota Mojokerto ada sebanyak 44 SD Negeri dan 11 SD swasta, sementara untuk jenjang SMP ada sembilan SMP Negeri dan 11 SMP swasta. [tin/but]
![PPDB SMP, Ada Kuota Golden Ticket Hafiz Qur’an di Mojokerto Banner PPDB Kota Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG_20230516_184122_KdG44EbH2H.jpeg)





