Tuban (beritajatim.com) – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Tuban memfokuskan perhatiannya pada insiden salah baca teks Pancasila oleh Camat Kerek selama upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke-78 pada tanggal 17 Agustus 2023 yang lalu.
Wakil Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Tuban, M. Chanif Muayyad, mengungkapkan bahwa video insiden tersebut telah menjadi viral di media sosial selama beberapa minggu belakangan. Dalam video tersebut, terlihat Camat Kerek, yang pada waktu itu memimpin upacara di Desa Gaji, Kecamatan Kerek, mengalami kesulitan saat membacakan teks Pancasila.
Momen tersebut, yang menciptakan dampak di media sosial, menunjukkan bahwa Camat Nanang Wahyudi dari Kerek mengalami kebimbangan saat membacakan sila-sila pertama hingga ketiga dengan lancar, diikuti dengan partisipasi dari seluruh peserta upacara.
Namun, ketika sampai pada bagian sila keempat, terjadi kesalahan yang mencolok. Seharusnya, sila keempat terdengar sebagai “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan,” tetapi Camat Kerek justru membacanya sebagai “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/keadilan.”
BACA JUGA:
Arogan ke PMII, Kapolres Tuban Mutasi Kanit Jatanras
Sontak, para peserta yang semula mengikuti bacaan Camat tersebut terdiam, menyadari bahwa ada kesalahan dalam pengucapan teks Pancasila. Sayangnya, Camat Kerek yang membacakan teks tersebut tidak menyadari kesalahan tersebut dan melanjutkan bacaan hingga sila Kelima.
M. Chanif Muayyad, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), mengungkapkan kekecewaannya. “Kami sangat menyesal melihat seorang pejabat Camat mengalami kesulitan dalam membaca teks Pancasila,” kata Muayyad.
BACA JUGA:
Shaun The Sheep Ikut Gerak Jalan, Bupati Tuban Tertawa
Muayyad menambahkan bahwa setelah melihat video yang beredar, pihaknya telah meminta Bupati Tuban untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada Camat Kerek. “Jika pemimpin daerah saja mengalami kesulitan dalam mengingat Pancasila, bagaimana kita dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari dengan memahami makna setiap sila?” ujarnya.
Hingga saat ini, Camat Kerek, Nanang Wahyudi, belum memberikan tanggapan mengenai insiden tersebut. [ayu/beq]






