Pasuruan (beritajatim.com) – Pemasangan portal elektronik di Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan sudah terpasang sejak 2022 lalu. Namun sampai saat ini portal elektronik tersebut masih belum digunakan.
Pemasangan portal elektronik ini dilakukan Pemkot Pasuruan guna melakukan penarikan retribusi. Sehingga diharap kendaraan yang terparkir di Pasar Kebonagung lebih aman dan pengunjung merasa nyaman.
“Sudah lama terpasang. Tapi ya gitu gak ada petugas dan sampai sekarang masih belum difungsikan. Jadi keluar masuknya masih tidak ada pengecekan,” ujar salah satu pengunjung pasar Kebonagung, Arif, Sabtu (17/6/2023).
Terlihat beberapa bagian alat portal elektronik tersebut sudah berkarat karena tidak dirawat. Sehingga portal elektronik yang dibangun menggunakan uang rakyat tersebut terancam mangkrak.
Baca Juga:
Polres Pasuruan Tangkap 4 dari 6 Pencuri Kabel Telkom
Dihubungi melalui sambungan telepon, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan, Yanuar Afriansyah mengatakan portal elektronik di Pasar Kebonagung akan difungsikan. Namun ia tidak merinci kepastian waktunya.
“Sedang siapkan, segera akan difungsikan,” jelas Yanuar singkat.
Diketahui portal elektronik yang dibangun di pintu masuk barat dan selatan sudah terpasang sejak 2022. Dengan dipasangnya portal elektronik ini nantinya Disperindag bisa mendapat retribusi tambahan dan dimasukkan kedalam pendapatan asli daerah (PAD). (ada/ted)






