Gresik (beritajatim.com) – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (Pormiki) Jawa Timur periode 2024-2029 resmi dilantik di Surabaya. Mohammad Tajuddin, warga asli Gresik, dipercaya memimpin organisasi ini dengan membawa visi sinergi dan harmonisasi di era digital.
Pria asal Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, tersebut siap mengemban amanah untuk memajukan profesi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMiK) di Jatim selama lima tahun ke depan.
“Saya akan selalu mendukung pemenuhan kompetensi yang dibutuhkan dalam profesi PMiK. Ini menjadi komitmen kami untuk meningkatkan kualitas layanan informasi kesehatan,” ujar Tajuddin, Minggu (16/2/2025).
Sebagai Kepala Instalasi Rekam Medis dan Sistem Informasi Manajemen di RS Semen Gresik, Tajuddin menekankan bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang melayani, bukan dilayani. “Kami ingin Pormiki Jatim ke depan terus berkoordinasi dan berkolaborasi untuk mewujudkan pelayanan rekam medis yang lebih baik,” tambahnya.
Agilitas di Era Perubahan
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP Pormiki, Tedy Hidayat, menekankan pentingnya adaptasi di tengah perubahan yang cepat. Profesi rekam medis harus responsif terhadap kebutuhan satuan kredit profesi (SKP) melalui strategi pembelajaran, pelayanan, dan pengabdian masyarakat.
“Profesi ini harus agile menghadapi perkembangan, terutama di ranah pemenuhan SKP,” ungkapnya.
Sekretaris Dinas Kesehatan Jawa Timur, Mohammad Yoto, turut memberikan apresiasi atas peran Pormiki di era digitalisasi. “Informasi kesehatan tak lepas dari peran PMiK. Kami berharap organisasi ini terus bersinergi dalam mendukung layanan kesehatan di Jawa Timur,” ujarnya.
Acara pelantikan juga dihadiri sejumlah organisasi profesi kesehatan, seperti PPNI, IBI, Patelki, Persagi, serta Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis Korwil 7 Jawa Timur. [dny/but]






