Ponorogo (beritajatim.com) – Pembangunan jembatan di Desa Grogol Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo memakan korban. Ada dua pekerja yang tertimbun saat pondasi jembatan yang sedang dibangun itu tiba-tiba roboh.
“Ceritanya ya tau-tau ambruk (roboh), saya langsung lari ke samping menyelematkan diri,” kata Kateman, salah satu pekerja yang selamat saat ditemui awak media di sekitar lokasi, Kamis (16/12/2021).
Kateman menyebut pondasi jembatan yang roboh itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu ada empat pekerja termasuk dirinya yang bekerja di bawah. Selain itu juga ada alat berat yang mengeruk tanah di dasar sungai. Beruntung Kateman dan temannya bisa menyelamatkan diri. Namun, naas dua pekerja lainnya tidak sempat menyelamatkan diri dan tertimbun material tanah yang longsor.
[berita-terkait number=”6″ tag=”ponorogo”]
“Dibawah itu ada empat pekerja, saya dan teman saya bisa menyelamatkan diri. Tetapi dua teman saya lainnya sudah keburu tertimbun tanah dan pondasi yang ambrol itu,” katanya.
Pembangunan jembatan yang menghubungkan dusun Mingging dan dusun Mijil masih dalam tahap membangun pondasi. Di bawah juga ada alat berat yang juga sedang mengeruk tanah. Material robohan pondasi jembatan juga sempat menimpa alat berat tersebut. Beruntung, operator alat berat juga bisa menyelamatkan diri. “Saya tadi juga sempat kena batu, ini kaki saya terluka. Operator alat berat tadi bisa menyelamatkan diri,” pungkasnya.
Saat berita ini ditulis, masih dilakukan evakuasi dua korban yang tertimbun dengan menggunakan alat berat. Medan sungai yang dalam dan curam, cukup menyulitkan proses evakuasi dua korban yang tertimbun. (end/kun)






