Kediri (beritajatim.com) – Poltekkes Kemenkes Malang Kampus IV Prodi Kebidanan Kediri memberi pelatihan Postpartum Massage And Spa bagi para alumni kebidanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dijalankan melalui Program Pengembangan Kewirausahaan.
Ketua Panitia Rahajeng Siti Nur Rahmawati mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk penerapan visi kampus dengan mampu memberikan kemampuan tambahan bagi para alumni yaitu kewirausahaan di bidang kebidanan, sehingga mempunyai daya saing di era global.
“Sangatlah berarti jika kita memberikan peluang dan ikut membantu alumni yang tetap konsisten pada profesi. Mereka yang ingin dan sedang merintis usaha guna mendukung ataupun memberikan pelatihan secara langsung Postpartum Massage,” kata Rahajeng Siti Nur Rahmawati, pada Jumat (16/9/2022).

Tindakan tersebut, tambahnya, dapat merelaksasi ketegangan dan mengatasi keletihan pasca melahirkan yang dapat memicu subinvolusi dan kegagalan laktasi. Postnatal Massage dan Lactation Massage merupakan metode relaksasi bagi ibu nifas.
Masih katanya, pijat setelah melahirkan, dapat meredakan nyeri, membantu ibu nifas menjadi lebih relaks, bugar dan beberapa manfaat kesehatan lainnya. Pijat mampu membantu meningkatkan keseimbangan hormon pasca melahirkan.
Kadar hormon prolaktin dan oksitosin meningkat, lanjut Rahajeng, untuk memperlancar produksi ASI. Langkah itu dilakukan oleh Tim Dosen Poltekkes Kemenkes Malang Kampus IV Prodi Kebidanan Kediri sesuai dengan visi Kampus IV Prodi Kebidanan Kediri yakni, menghasilkan Lulusan Bidan Yang Beradab, Unggul Dalam Entreprenuership Dan Berdaya Saing Global.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Kota-Kediri”]
Pihaknya juga akan melakukan pendampingan hingga alumni mampu berwirausaha secara mandiri bahkan mampu membuka lowongan pekerjaan untuk mitra seprofesinya.
“kegiatan seperti ini sudah dilaksanakan untuk kali yang kedua. PPertama dilaksanakan pada tahun 2021 lalu. Kegiatan ini diselenggarakan pada 29- 31 Agustus 2022 di Laboratorium Kewirausahaan Polkesma Kampus IV Kebidanan Kediri dan bekerjasama dengan Golden Hand Academy untuk materi digital marketing,” bebernya.
Diawali dengan pretest yang berguna untuk mengukur seberapa besar pemahaman peserta pelatihan mengenai Mom Massage and Spa, juga pemahaman tentang promosi usaha terutama di bidang digital marketing. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemberian materi oleh pihak Tim Dosen Pengabdian Masyarakat Kampus IV Kebidanan Kediri.
Materi pada sesi pertama adalah refresing post partum massage secara bergantian antara peserta satu dengan yang lain didampingi oleh Tim Dosen Pengabmas sebagai Fasilitator.
Tiap peserta secara bergantian melakukan pijat post partum, mulai dari pijat dibagian kaki, punggung, tangan dan muka.
Kemudian pada sesi ke-2 memasuki pemaparan materi Digital Marketing oleh Narasumber pakar digital Marketing yaitu Ibu Maulina Golden Hand, SPd.,SSc.,M.BioTech,.
Setelah pemaparan materi, dilanjutkan dengan kegiatan diskusi dan tanya jawab serta praktik survey dan pemasaran secara digital, diplatform Google, Instagram serta marketplace dengan menggunakan gadget yang dimiliki.

Ketrampilan pijat payudara yang diajarkan meliputi membersihkan putting, areola dan badan payudara, perawatan putting susu tenggelam, putting susu lecet, bendungan payudara dan cara memerah ASI dengan Teknik Marmet.
Seterusnya dilakukan Latihan pijat oksitosin yang bertujuan untuk merangsang produksi ASI lebih lancar.
Pada hari berikutnya, Praktik PostPartum dan Laktation Massage dengan menggunakan alat bantu berupa panthom orang dewasa atau antar teman (Optional) yang masih berada di Laboratorium Kewirausahaan.
Peserta diwajibkan memberikan pemijatan kepada ibu nifas (model pasien dengan sesama peserta) sesuai dengan materi yang sudah diberikan dan membuat rancangan promosi dengan digital marketing.
Kegiatan Pelatihan Post Partum Massage and Spa (Miori Menggapai Mimpi) hari ke-3 diisi dengan kegiatan field trip ke usaha moms and baby massage and spa, yaitu ke Graninda yang beralamat di Kelurahan Lirboyo dan Gayatri di Kelurahan Campurejo.
Peserta di kedua tempat tersebut mendapatkan informasi tentang usaha moms and baby massage spa mulai dari sarana prasarana, pengelolaan manajemen, strategi pemasaran yang dilaksanakan untuk menggaet konsumen.
Peserta juga mendapatkan kesempatan room tour di seluruh ruangan moms and baby massage spa. Dengan begitu, peserta mendapatkan gambaran yang utuh mulai pelayanan pertama yang diberikan kepada konsumen sejak awal masuk ruang terima sampai di ruangan tempat pelayanan.
Mifta salah satu peserta pelatihan mengaku, kegiatan tersebut sangat bermanfaat baginya. Dia akan mengaplikasikan ilmu yang didapat dari pelatihan kelak.
”Senang sekali mengikuti kegiatan ini. Selain menambah ketrampilan pijat pada ibu nifas dan menyusui, saya juga mendapatkan ilmu baru tentang digital marketing,” ungkapnya.
Mifta merasakan pentingnya promosi usaha nantinya. Hal itu pula yang membuatya selalu bangga menjadi lulusan Polkesma Kebidanan Kediri.
“Kita dapat nilai plus, lulus kuliah nanti bisa mengembangkan kewirausahaan dibidang kebidanan,” tutupnya. [nm/beq]







