Surabaya (beritajatim.com) – Amankan demo buruh yang terjadi Kamis, (25/11/2021) di gedung Grahadi, Polrestabes Surabaya menyiapkan pengamanan maksimal guna mengawal jalannya unjuk rasa. Dalam demo yang akan dihadiri oleh sekitar 6000 orang tersebut, buruh akan menyampaikan pendapat tentang kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang hanya 1.2 persen atau Rp 700 per hari.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Achmad Yusep Gunawan menjelaskan pihaknya telah menyiapkan 3500 personil untuk mengamankan demo buruh tersebut.
“Kami akan mulai amankan dari Waru hingga Grahadi. Untuk personel dibantu dari Polres penunjang kota Surabaya baik Polres Malang, Polres Pasuruan, Polres Sidoarjo dan sekitarnya. Selain itu ada dari TNI dan Polda Jatim,” ujar Yusep saat dikonfirmasi beritajatim pada Rabu, (24/11/2021) malam.
[berita-terkait number=”4″ tag=”demo-buruh-surabaya”]
Yusep menambahkan, untuk lalu lintas pihaknya telah menyiapkan rekayasa agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat. Selain itu, ia juga meminta maaf kepada masyarakat Surabaya yang terdampak aksi demo buruh. Ia pun berharap agar demo dapat berlangsung kondusif.
“Untuk lalu lintas sudah kami siapkan rekayasanya kami upayakan tidak mengganggu mobilitas masyarakat. Jadi saya pribadi meminta maaf kepada masyarakat Surabaya apabila besok ada yang terganggu. Yang jelas sudah kami upayakan dengan baik,” imbuhnya. (ang/ted)






