Sumenep (beritajatim.com) – Polres Sumenep menerjunkan 91 personel pengamanan untuk mengawal keberangkatan 4.500 warga Nahdliyin ke Sidoarjo. Mereka akan menghadiri puncak Harlah Satu Abad NU.
“Kami menerjunkan personel 60 orang dan 31 Dalmas. Personel kami bertugas mengawal ribuan warga Sumenep yang berangkat ke Sidoarjo menghadiri acara puncak Harlah 1 abad NU,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko, Senin (6/2/2023).
Ia menjelaskan 4.500 kaum Nahdliyin itu berangkat menggunakan 13 unit bus, 181 minibus, dan kendaraan pribadi 90 unit. Ada tiga titik kumpul dalam keberangkatan itu.
Masing-masing titik kumpul yakni depan Masjid Jamik dan alun-alun Kota Sumenep, kemudian Pondok Pesantren Al Ihsan, Desa Jedung Kecamatan Pragaan, dan lapangan parkir PC NU Ranting Pasongsongan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”satu-abad-nu”]
“Di tiap titik kumpul keberangkatan sudah disiapkan ambulan dari Dinkes pemberangkatan, rute mengikuti Patwal. Rombongan kendaraan pribadi maksimal 5 unit. Setiap kendaraan diberi tanda oleh panitia berupa stiker. Setiap kendaraan wajib menggunakan driver.
“Rombongan tidak boleh menyalip satu dengan yang lain. Kecepatan maksimal 50-60 km per jam dan tetap memprioritaskan kendaraan yang bersifat darurat,” ujar Edo. [tem/beq]






