Probolinggo (beritajatim.com) – Krisis air bersih yang melanda Pulau Gili Ketapang akibat putusnya pipa PDAM terus mendapat perhatian. Kali ini, Polres Probolinggo Kota memberikan bantuan kemanusiaan berupa 10.000 liter air bersih, 150 kardus air minum kemasan, dan 10 tandon air berkapasitas 1.000 liter.
Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Oki Ahadian, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polri. Mengingat beberapa masyarakat yang berada ri daerah Gili Ketapang banyak mengalami krisis air bersih.
“Kami memberikan bantuan 10 tandon air dan 150 kardus air minum. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga Gili Ketapang,” ujarnya.
Dalam penyaluran bantuan ini, Polres Probolinggo Kota bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo dan para pengusaha nelayan di Mayangan HNPP. “Kerja sama ini menunjukkan bahwa kita semua peduli terhadap sesama,” tambah Kapolres.
Salah seorang warga Gili Ketapang, Linda, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Kami sangat bersyukur atas bantuan air bersih ini. Air ini sangat berarti bagi kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.
Krisis air bersih di Gili Ketapang terjadi akibat putusnya pipa PDAM yang disebabkan oleh jangkar kapal besar pada Kamis (7/11/2024). Putusnya pipa ini menyebabkan warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari. [ada/aje]






