Ponorogo (beritajatim.com) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ponorogo akan bertindak tegas terhadap simpatisan pasangan calon (Paslon) yang masih nekat menggunakan knalpot brong selama kampanye akbar berlangsung.
Langkah ini diambil guna menjaga kondusifitas wilayah selama tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ponorogo tahun 2024.
Penyitaan kendaraan berknalpot brong pun jadi opsi, jika ada simpatisan paslon yang nekat. Hal tersebut ditegaskan oleh Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Bayu Pratama Sudirno, bahwa kendaraan yang terbukti menggunakan knalpot brong akan langsung disita di tempat.
“Kampanye terbuka tidak boleh ada kendaraan yang menggunakan knalpot brong. Jika kami temukan, langsung ditindak di tempat dan kendaraan akan disita,” kata AKP Bayu Pratama Sudirno, Senin (07/10/2024).
Selain pelarangan penggunaan knalpot brong, pihaknya juga melarang masyarakat yang mengikuti kampanye untuk melakukan konvoi di luar jadwal dan rute yang sudah ditentukan.
Hal ini dilakukan demi menjaga ketertiban dan keamanan di jalan raya selama masa kampanye. Selain itu, yang tidak kalah pentingnya, juga untuk menjaga kondusifitas selama gelaran Pilkada di Bumi Reog.
“Penggunaan knalpot brong dan konvoi di luar ketentuan tidak akan kami toleransi. Semua ini demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan kondusifitas selama Pilkada,” tegas Bayu.
AKP Batu menyebutkan bahwa penggunaan knalpot brong tidak hanya melanggar Undang-Undang Lalu Lintas, tetapi juga bertentangan dengan peraturan Kementerian Lingkungan Hidup. Oleh karena itu, pihak Satlantas akan menempatkan petugas di setiap persimpangan untuk mengawasi jalur-jalur yang dilalui oleh simpatisan maupun masyarakat yang akan menghadiri kampanye akbar.
“Kami akan melakukan mitigasi di jalan-jalan yang akan dilalui simpatisan dan masyarakat, demi kelancaran kegiatan,” jelasnya.
AKP Bayu juga mengimbau kepada partai politik dan tim sukses masing-masing Paslon agar turut serta memberikan himbauan kepada relawan. Dengan begitu, harapannya agar proses Pilkada di Ponorogo bisa berjalan lancar, aman, dan kondusif dapat terwujud.
“Kami berharap partai politik dan tim sukses bisa mengingatkan simpatisan mereka agar tidak menggunakan knalpot brong dan tidak melakukan konvoi sembarangan,” tutup AKP Bayu. (end/ted)






