Politik Pemerintahan

Video Kampanye Berbahasa Mandarin Bersifat Siluman, TKN Tak Merasa Membuat

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Abdul Kadir Karding

Jakarta (beritajatim.com) – Kampanye hitam menerpa kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan KH Maruf Amin. Melalui media sosial dan grup WhatsApp, beredar video sosialisi mengenai pemilu yang menggunakan bahasa Mandarin. Dikesankan bahwa video sosialisasi itu dibuat oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi Ma’ruf Amin.

“TKN tidak pernah membuat video itu. Video itu sangat rasis dan bertujuan menghasut masyarakat dan menyudutkan TKN,” kata Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding melalui pernyataan tertulisnya hari ini.

Bila diamati secara teliti ada sejumlah kejanggalan dalam video tersebut. Pertama adalah aksara yang digunakan adalah aksara Indonesia dan bukan Mandarin. Kedua, beberapa pengucapan menggunakan bahasa Indonesia. Dan ketiga penempelan beberapa jargon yang menggunakan bahasa Indonesia.

“Hal-hal itu cukup aneh. Dan kami paham itu untuk mengarahkan opini bahwa video itu berasal dari kami,” ujar Karding.

Karena sangat jelas isi video itu tidak benar dan sudah banyak digunakan untuk menebar kebencian, TKN meminta agar pihak berwenang menghentikan kegiatan penyebaran video itu. TKN menduga video ini merupakan gerakan kontraintelejen dari kelompok di luar TKN.

“Karena video ini bertendensi me nyerang TKN dan mendiskreditkan paslon nomor urut 01, kami mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum,” katanya. [hen/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar