Bojonegoro (beritajatim.com) – Setiap tahun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkup pemerintahan Kabupaten Bojonegoro pensiun. Per bulan rata-rata jumlah ASN yang pensiun mencapai 50an orang.
Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bojonegoro mencatat, 2023 ini ada 561 ASN yang purna tugas atau pensiun. Ratusan ASN yang pensiun di dominasi dari Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.
“Jumlah tersebut kemungkinan akan bertambah. Seiring adanya permintaan pensiun dini dan juga ada ASN yang meninggal dunia,” ujar Kepala BKPP Kabupaten Bojonegoro, Aan Syahbana, Jumat (05/05/2023).
Untuk diketahui, hingga akhir 2022 lalu ASN yang sudah pensiun mencapai 553 orang. Sementara dari Januari hingga akhir April 2023 jumlahnya mencapai 174 abdi Negara yang purna tugas.
Aan menambahkan, pada 2022 lalu tercatat sebanyak 8.058 ASN di Bojonegoro yang masih aktif. Namun, jumlah tersebut terus berkurang karena 553 ASN telah pensiun di tahun tersebut. “Dan tahun ini ada 561 pegawai yang pensiun, meningkat dibandingkan 2022 lalu,” katanya.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/diduga-banyak-kondom-hutan-kota-veteran-dibersihkan-dlh-bojonegoro/
Sebanyak 561 ASN yang pensiun itu terhitung dari Januari sampai Desember 2023. Rinciannya, bulan Januari 54 orang, Februari 42 orang, Maret 31 orang, April 47 orang, Mei 58 orang, Juni 43 orang, Juli 57 orang, Agustus 56 orang, September 55 orang, Oktober 34 orang, November 44 orang dan Desember 44 orang.
“Ratusan ASN itu merupakan pensiunan normal dengan batas usia sebagai abdi negara yaitu usia 60 tahun bagi guru, sedangkan untuk dinas 58 tahun,” jelasnya.
Dia menjelaskan, setiap bulan pasti ada ASN yang pensiun. Tentu semakin mengurangi ASN di lingkungan Pemkab Bojonegoro. “Tetapi ada pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) untuk mengatasi kekurangan ASN di Bojonegoro,” pungkasnya. [lus/but]






