Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Terganggu Suara Bising dan Keamanan Alexa Club, Warga Kedurus Ngadu DPRD Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Warga Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karang Pilang mengadu ke DPRD Surabaya. Mereka merasa terganggu suara bising yang ditimbulkan Alexa Club dan KTV Bar Karaoke milik Rasa Sayang Grup di Jalan Raya Mastrip Kedurus Surabaya.

Perwakilan warga Bram Bella mengatakan, permasalahan yang paling diresahkan warga adalah kebisingan, keamanan dan jam operasional yang dirasa sangat mendasar.

“Itu (kebisingan, keamanan, dan jam operasional) sebenarnya yang sangat mendasar,” kata Bram Bella usai hearing di Komisi D DPRD Surabaya, Kamis (22/9/2022).

Bram menceritakan, sejak awal buka sampai pihak Alexa tidak pernah berkomunikasi dengan warga sehingga menimbulkan permasalahan. Keluhan warga ini, kata Bram, sempat diadakan rapat pertemuan 12 kali tapi yang di fasilitas oleh kecamatan dan kelurahan namun belum ada solusi.

“Waktu itu kami komplin, baru ada respon ,dari pihak Alexa. Ya sekarang kami hearingkan di komisi D ini,” katanya.

Terkait tuntutan warga, kata Bram, di antaranya CCTV, pagar portal dan perbaikan pos tapi belum terpenuhi dari pihak Alexa. Tak hanya itu, warga juga menuntut pembangunan kamar mandi luar bagi tamu agar tidak sembarangan muntah mabok atau kencing di dalam gang maupun di depan rumah warga.

Menurut Bram, karena bisa menimbulkan bau yang tidak sedap. Hingga sekarang fasilitas itu belum terpenuhi juga dari pihak Alexa.

“Tapi sampai sekarang fasilitas kamar mandi luar itu belum dipenuhi dari pihak Alexa,” katanya

Untuk itu, kata Bram, hasil hearing pihak Alexa diberikan waktu selama 3 minggu untuk bisa memenuhi tuntutan warga yang terdampak. Jika tak dapat memenuhi permintaan warga, pihaknya meminta Alexa ditutup saja.

“Jika tidak saya minta Alexa ditutup saja,” ucapnya.

Sementara itu, Humas Alexa Club dan KTV Bar Karaoke milik rasa sayang grup, Nurdin Longgari menanggapi keluhan warga tersebut dirasa wajar. Nurdin mengaku ikut merasakan apa yang dirasakan oleh warga jika seandainya ia tinggal disana secara otomatis akan mengeluh juga.

“Maka itu kekurangan ditempat usaha kami akan kita benahi lagi dan kami sangat menghargai keluhan warga ini,” katanya

Nurdin mengatakan akan melaksanakan hasil hearing komisi D DPRD Surabaya dengan waktu 3 minggu untuk memperbaiki kekurangan dan beberapa tuntutan warga.

“Kita akan memperbaiki kekurangan kita dengan meredam suara yang lebih baik lagi,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga sudah memenuhi beberapa tuntutan warga, di antaranya pemasangan CCTV di area kampung, kemudian penerangan kampung dan membangun portal pembatas antara Alexa Club & KTV dengan pemukiman warga.

Sedangkan soal kompensasi terhadap warga, masih dibicarakan dengan warga bersama RW dan RT setempat.

“Namun soal suara, kita sudah melapisi dinding dengan lapisan kedap suara hingga 3 lapis. Tapi memang suara masih bocor. Hari ini dilakukan pengerjaan oleh tukang atas saran pihak RT. InsyaAllah 3 minggu selesai,” ujar Noerdin.

Sementara itu, anggota komisi D Surabaya, Siti Maryam, meminta supaya Alexa Club & KTV mengatasi keluhan warga ini. “Ada seorang warga lansia dan seorang punya kelainan jantung yang rumahnya berhimpitan dengan rumah hiburan tersebut. Kasihan mereka ini tidak mendapat perhatian,” jelasnya.

Politisi PDIP ini mengatakan, perizinannya lengkap, tertanggal 25 September 2021.

“Namun, kalau keberadaannya mengganggu warga terus bagaimana. Kita meminta Pemerintah Kota meninjau lagi perizinan mereka. Kita tunggu sampai tiga minggu ke depan. Kalau tidak ada perubahan, maka tempat tersebut harus ditutup,” tegasnya. [asg/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev