Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati berharap, tahun 2023 mendatang seluruh desa di Kecamatan Trawas menjadi Desa Mandiri. Hal tersebut disampaikan saat melaunching Desa Berdaya di Desa Kesiman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.
“Tentunya kita bersyukur di Kecamatan Trawas ini ada sembilan desa yang sudah mandiri. Menyisakan empat desa yang belum mandiri. Saya minta tolong agar yang belum ini diselesaikan di 2023 agar semua desa di Trawas ini mandiri,” ungkapnya, Rabu (30/1/2022).
Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini meminta, agar dinas terkait, dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto mendorong pengajuan Desa Berdaya Kabupaten Mojokerto di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-mojokerto”]
“Mudah-mudahan tahun depan ini nanti bisa didorong pengajuannya di Provinsi Jawa Timur oleh DPMD, agar bisa disuport desa mandiri ini. Saya minta tolong agar diutamakan desa yang di sekitar lokasi. Alhamdulillah kita semua bergerak agar desa-desa di Kabupaten Mojokerto ini bisa jadi desa mandiri. Desa-desa harus saling mendukung,” ujarnya.
Dalam proses mendorong desa-desa di Kabupaten Mojokerto ini menuju desa mandiri, Bupati meminta agar seluruh desa saling mendukung satu sama lain. Bupati juga menyampaikan, Kecamatan Trawas memilik potensi yang luar biasa. Terutama terkait suasana dan view yang sangat menjual.
“Dengan kondisi yang sangat mendukung ini, agar seluruh desa di Kecamatan Trawas untuk bersama-sama membuat para wisatawan betah di Trawas. Di Trawas ini paling variatif, jadi bagaimana kita nanti bikin wisatawan berlama-lama di sini. Kita buat wisata yang memang bervariasi,” imbuhnya.
Sehingga diharapkan bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Trawas. Usai dilaunching, Wisata Lore Omah yang dikelola BUMDes Kesiman resmi dibuka untuk umum dengan wisata pengembangannya Mini Pantai.
Di Mini Pantai ini, wisatawan khususnya anak-anak bisa bermain air sambil bermain pasir pantai layaknya di pesisir pantai. Namun didukung dengan keindangan pesona alam dan pemandangan Gunung Penanggungan dan Welirang.
Untuk diketahui, berwisata di Wisata Lore Omah wisatawan akan disuguhkan suasana nongkrong di gubug bambu yang berada di pinggir area persawahan warga Desa Kesiman. Lore Omah juga terdapat satu cafe yang juga menyuguhkan hidangan modern serta khas pedesaan yang harganya juga tak bikin kantong jebol.
Akses menunu lokasi yang sangat bisa dijangkau dengan berbagai macam kendaraan baik kendaraan roda dua maupun roda empat serta parkir yang luas juga mendukung para wisatawan saat berkunjung di Wisata Lore Omah. [tin/kun]






