Politik Pemerintahan

Sopir dan Kenek Terdampak Covid-19 Terima Bantuan Rp 600 Ribu per Bulan

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memberikan bantuan kepada sopir dan kenek bus, MPU, angkot, ojek pangkalan, delman hingga tukang becak yang tergabung dalam Organisasi angkutan darat (Organda).

Bantuan dari program Polri Peduli Keselamatan 2020 melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) itu diberikan akibat pandemi yang terjadi di dunia termasuk Indonesia saat ini. Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Polres Bojonegoro mulai mendata calon penerima bantuan.

Program Polri Peduli Keselamatan Tahun 2020 bekerjasama dengan salah satu bank pemerintah yakni Bank BRI itu berupa uang tunai sebesar Rp 600 ribu perbulan. Launching ini diikuti jajaran Polda dan Polres Se Indonesia melalui video conference.

Untuk video conference di Polres Bojonegoro diikuti Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan, SIK, MH, Kasat Lantas, AKP Mohammad Amirul Hakim, Kasubbag Humas, AKP Ismawati, perwakilan dari Bank BRI Cabang Bojonegoro, Ketua Organda Bojonegoro, Suyanto dan anggota Satlantas.

Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan mengemukakan Program Polri Peduli Keselamatan Tahun 2020, merupakan program dari Mabes Polri melalui Koorlantas Polri, akan memberikan bantuan yang terkena dampak dari penanganan wabah virus corona atau covid-19. “Program ini langsung dari Mabes Polri melalui Koorlantas, yang ditujukan kepada sopir dan kenek yang tergabung dalam Organda. Bantuan Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan,” jelas Kapolres.

AKBP M Budi Hendrawan menambahkan, bantuan yang diberikan bukan berupa uang tunai. Tetapi berupa e-Money yang bekerja sama dengan Bank BRI. Sehingga penerima dapat langsung membeli kebutuhan di minimarket atau tempat lainnya.

Bantuan ini tidak diperoleh cuma-cuma, setiap calon penerima bantuan juga harus mengikuti pelatihan yang telah disusun satuan lalu lintas. Materi latihan tentang protokol pencegahan virus corona hingga safety driving dan safety riding.

Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Mohammad Amirul Hakim, menjelaskan bahwa program ini langsung dari Mabes Polri melalui Koorlantas Polri. Polri akan melaksanakan Program Keselamatan. Ini seperti Program Kartu Prakerja, namanya Program Keselamatan oleh Polri yang mengombinasikan bantuan sosial dan pelatihan.

Sedangkan yang mendapatkan bantuan ini sopir dan kenek bus, MPU, angkot, ojek hingga tukang becak. Untuk penerima bantuan menurut data Satlantas sebanyak 1.162 orang. “Bantuan ini tidak diperoleh cuma-cuma. Penerima bantuan harus mengikuti pelatihan dari Satlantas dan Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Bojonegoro,” ucap AKP Mohammad Amirul Hakim.

Di tempat yang sama, Ketua Organda Bojonegoro, Suyanto mengucapkan terima kasih kepada Polres Bojonegoro khususnya Polri telah memberikan bantuan kepada kami yang tergabung dalam Organda Bojonegoro. “Semoga bantuan ini bermanfaat bagi keluarga, apalagi dalam kondisi saat ini adanya wabah corona. Terima kasih Polres Bojonegoro, yang sudah memberikan bantuan kepada kami,” ucap Suyanto. [lus/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar