Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Timnas Indonesia U19 Nova Arianto menilai timnya masih membutuhkan banyak pembenahan meski berhasil menutup Piala AFF U-19 dengan menempati peringkat ketiga.
Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah minimnya jam terbang pemain menjelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2026 yang akan berlangsung di Laos pada akhir Agustus mendatang.
Menurut Nova, agenda uji coba tambahan menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas permainan sekaligus memperkuat chemistry antarpemain di lapangan.
“Salah satu yang menjadi perhatian kami adalah anak-anak masih banyak butuh uji coba. Itu penting selain untuk menambah jam terbang juga untuk meningkatkan saling pengertian sesama pemain di lapangan,” kata Nova, Minggu (14/6/2026).
Timnas Indonesia U-19 mengakhiri turnamen AFF U-19 dengan finis di posisi ketiga setelah mengalahkan Kamboja 1-0. Sementara gelar juara diraih Australia usai menundukkan Thailand dengan skor 2-0 pada laga final.
Selain aspek pengalaman bertanding, Nova juga menyoroti kondisi fisik para pemain yang dinilai masih perlu ditingkatkan. Ia menegaskan kesiapan fisik menjadi faktor penting untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat di level Asia.
Menurutnya, kondisi fisik yang belum optimal akan berdampak langsung pada kualitas permainan, terutama dalam menjaga intensitas, konsentrasi, dan kemampuan mengambil keputusan sepanjang pertandingan.
“Demikian juga halnya dengan performa yang belum konsisten. Anak-anak masih terlalu lama untuk mengambil keputusan, sehingga terbaca lawan. Kami bersama PSSI dan pelatih timnas senior akan melakukan evaluasi bersama,” ujarnya.
Nova menilai kecepatan dalam mengambil keputusan menjadi salah satu aspek yang harus diperbaiki jika Timnas Indonesia U-19 ingin tampil kompetitif pada Kualifikasi Piala Asia U-20.
Lambatnya respons pemain saat menghadapi tekanan lawan membuat pola permainan tim mudah diprediksi dan kehilangan efektivitas saat menyerang.
Evaluasi menyeluruh bersama PSSI dan jajaran pelatih tim nasional senior akan dilakukan untuk memetakan kebutuhan tim selama masa persiapan menuju kualifikasi.
Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan program latihan, peningkatan fisik, hingga agenda pertandingan uji coba bagi skuad Garuda Muda. (faw/but)






