Politik Pemerintahan

Pidato Mundjidah Wahab Bakar Semangat Kader GPK Jombang

Hj Mundjidah Wahab

Jombang (beritajatim.com) – Ketua DPC PPP Jombang Mundjidah Wahab menyampaikan pidato politik dalam Muscab (Musyawarah Cabang) I GPK (Gerakan Pemuda Kabah) di Hotel Yusro, Sabtu (24/10/2020). Dalam pidatonya itu, Mundjidah mampu membakar semangat kader GPK Jombang yang hadir.

Cucu pendiri NU KH Wahab Chasbullah ini meminta seluruh kader bahu membahu untuk memenangkan pemilu 2024. Sehingga partai berlambang kabah ini mampu menjadi juara di Kabupaten Jombang. Mundjidah mengawali pidatonya dengan yel-yel penyemangat. Para hadirian pun menyambutnya dengan penuh semangat pula.

Dia kemudian mencertiakan pengalamanya membesarkan PPP. Dimulai dari pemilu 1971 ketiku NU (Nahdlatul Ulama) menjadi kontestan pemilu. Pada periode itu, Mundjidah terpilih menjadi anggota DPRD Jombang. “Saya dilantik menjadi anggota DPRD Jombang termuda dari NU,” katanya.

Selanjutnya, pada pemilu 1977, pemerintah melakukan penyederhanaan partai yang dikenal dengan fusi partai. Partai-parti islam dilebur menjadi PPP (Partai Persatuan Pembangunan). Lagi-lagi, dalam pemilu tersebut Mundjidah juga terpilih menjadi anggota DPRD.

Seiring laju waktu, pengasuh PPBU (Pondok Pesantren Bahrul Ulum) Tambakberas Jombang ini juga sempat menjadi anggota DPRD Jatim. Nah, pada pemilu 2013, PPP meraup empat kursi di DPRD Jombang. Dari situ perkembangan partai berlambang kabah ini semakin bagus. Seluruh kader bekerja keras.

Maka tidak heran, pemilu 2018, PPP Jombang melejit ke tiga besar di Jombang. Partai ini mampu mendapatkan tujuh kursi di DPRD Jombang. Karena itu pula, partai kabah mendapatkan jatah kursi wakil ketua DPRD setempat. “Untuk pemilu mendatang, tujuh kursi tersebut harus bertambah. Kita harus menjadi juara di Jombang,” kata Mundjidah yang juga Bupati Jombang ini.

Oleh karena itu, Mundjidah berharap hadirnya GPK Jombang yang merupakan sayap PPP, mampu mewujudkan target tersebut. “Untuk pemilu 2024, kita tidak lagi tiga besar. Tapi harus juara. Karena GPK akan bergerak ke pelosok-pelosok desa. Bagaimana, siap?” kata Mundjidah yang disambut kata siap oleh hadirin, lalu disambung dengan tepuk tangan meriah.

“Pemuda-pemuda Kabah Jombang berbeda dengan daerah lain. Pemuda Kabah Jombang harus penuh semangat. Karena di sinilah tempatnya para pejuang bangsa. Tempat lahirnya NU, tempatnya resolusi jihad. Dengan semangat para kiai, kita harus bisa melanjutkan perjuangan beliau-beliau,” sambung Mundjidah yang disambut teriakan Allahu Akbar.

Ketua GPK Jombang H. Mujtahidur Ridho (Gus Edo) menyatakan kesiapannya untuk memenangkan PPP di Jombang pada pemilu mendatang. Oleh karena itu, pembenahan organisasi terus dilakukan. Termasukan membangun struktur mulai tingkat kabupaten, kecamatan, hingga tingkat desa.

“GPK merupakan orgnaisasi sayap pemuda dari PPP. Oleh karena itu kami akan melakukan kegiatan yang arahnya mendukung pemenangan pemilu mendatang. Yang menjadi titik fokus kita adalah sektor pemuda,” ujar Gus Edo sembari mengatakan bahwa Muscab I GPK Jombang berlangsung sukses.

Terlepas dari itu semua, Muscab I GPK Jombang menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Peserta yang hadir dibatasi. Saat memasuki lokasi, seluruh peserta wajib memakai masker. Selain itu juga dilakukan pengecekan suhu badan dan peserta Muscab wajib mencuci tangan.

“Muscab ini menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Seluruh peserta wajin menaaati 3M (Manjaga Jarak, Memakai Masker, Mencuci Tangan). Karena hal-hal itulah yang bisa memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujar Gus Edo menutup komentarnya. [suf]

Peserta Muscab I GPK Jombang, Sabtu (24/10/2020)




Apa Reaksi Anda?

Komentar