Politik Pemerintahan

Pemkab Jember Segera Bangun 2 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum

Pemkab Jember memiliki tujuh unit sepeda motor listrik

Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, berkomitmen mengikuti perintah dari pemerintah pusat untuk beralih dari kendaraan dinas berbahan bakar fosil menuju kendaraan berbahan bakar listrik.

“Insya Allah dalam waktu satu dua bulan ini kami akan memasang dua SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). Ini bantuan dari teman, dan akan dipasang di dua titik. Satu di samping kantor pemerintah kabupaten, satunya di GOR (Gelanggan Olahraga Kaliwates),” kata Bupati Hendy Siswanto, di sela-sela acara menerima touring mobil listrik menyambut acara G20, di alun-alun, Rabu (9/11/2022).

Dua SPKLU tersebut memang sengaja dibangun di lokasi yang mudah dijangkau masyarakat pengguna kendaraan listrik. Apalagi Dinas Perhubungan Jember sendiri sudah membeli tujuh unit sepeda motor listrik. “Kami juga akan bikin bengkel. Kami akan hubungi dulu Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Nanti akan ada bengkel konversi. Mobil dan motor berbahan bakar dasar fosil akan dialihkan ke listrik,” kata Hendy.

Komitmen lain yang ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Jember adalah penerbitan surat edaran bupati untuk seluruh masyarakat Jember, terutama aparatur sipil negara, agar bersepeda setiap Selasa.

Dengan kenaikan harga bahan bakar minyak, menurut Hendy, program bersepeda terus bisa dilakukan bersama-sama. “Tambahan lagi di Jember, kami punya Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 02 dan 07 yang sudah membuat motor listrik. Ini sudah lama sekali dan belum tersosialisasi dengan baik,” katanya. Kendaraan listrik produksi dua SMK tersebut dipamerkan di alun-alun.

Hendy sempat mencoba berkeliling pusat kota Jember dengan menggunakan kendaraan listrik. “Rasanya luar biasa. Enak sekali. Seperti tidak naik mobil. Suasana dalam mobil sangat menyenangkan. Tidak ada suara sama sekali. Tidak berisik,” katanya. [wir]

Apa Reaksi Anda?

Komentar