Politik Pemerintahan

BPWS Dibubarkan

Ketua Banggar DPR RI Rekomendasikan Madura Jadi Kawasan Ekonomi Khusus

Ketua Banggar DPR RI, MH Said Abdullah

Sumenep (beritajatim.com) – Ketua Banggar DPR RI, MH Said Abdullah mendukung penuh langkah pemerintah membubarkan Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS).

“Saya sepakat dengan langkah pemerintah membubarkan BPWS. Kenapa? Karena BPWS ini membangun infrastruktur dimana-mana, tapi dampak ekonominya tidak dirasakan. Lagipula infrastruktur itu kan bukan satu-satunya yang dibutuhkan masyarakat Madura,” katanya, Senin (30/11/2020).

Menurutnya, yang diperlukan masyarakat Madura adalah pemberdayaan ekonomi dan penguatan UMKM. Karena itu, ia merekomendasikan agar Madura dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Pembentukan KEK harus bertumpu pada kekuatan ekonomi rakyat Madura. UMKM harus jadi tulang punggungnya. Karena itu, alokasi sumber daya dan insentif harus tertuju pada pelaku UMKM se-Madura,” tandasnya.

Politisi asli Sumenep ini meyakini, apabila Madura menjadi KEK, maka ada kesempatan bagi masyarakat Madura untuk menikmati ‘kue’ dari pemerintah. Selain itu, investor juga akan masuk ke Madura. “Masuknya investor ini akan menumbuhkan UMKM-UMKM di Madura. Jadi kata kunci memajukan masyarakat Madura adalah pemberdayaan ekonomi dan penguatan UMKM,” ujarnya.

Ia mengaku segera memanggil Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia untuk membicarakan pembentukan KEK di Madura.

“Untuk kepentingan ini kan pemerintah tinggal menetapkan seluruh kawasan Madura menjadi KEK. Infrastruktur disiapkan pemerintah. Kemudian di masa-masa awal, investor yang masuk akan dibebaskan pajak. Dengan begitu masyarakat Madura akan mendapatkan dampak ekonominya,” ucap Said. [tem/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar