Politik Pemerintahan

Gerindra Janjikan 100 Ribu Suara untuk Hanindhito Pramono

Kediri (beritajatim.com) – Partai Gerindra Kabupaten Kediri berjanji akan menyumbangkan minimal 100 ribu suara untuk pasangan Hanindhito Himawan Pramono dan Dewi Maria Ulfa dalam Pilkada Kabupaten Kediri, 9 Desember 2020 mendatang.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kediri, Arief Junaedi usai penyerahan surat rekomendasi Partai Gerindra kepada pasangan putra sulung Sekretaris Kabinet Pramono Anung dengan Ketua Fatayat NU Kabupaten Kediri itu.

“Hari ini kami menerima rekomendasi untuk pasangan Mas Dhito dan Mbak Ulfa dari DPP. Kita punya lima kursi, semoga benar-benar bermanfaat bagi Kabupaten Kediri. Partai Gerindra telah berkomitmen. Kemarin di Caleg hampir dapat 100.200 suara. Itu kekuatan riil di Pemilu. Minimal itu yang bisa kita sumbangkan,” ujar Arief Junaedi di Hotel Insumo Palace Kediri, Minggu (2/8/2020).

Penyerahan rekomendasi Partai Gerindra kepada pasangan Mas Dhito – Mbak Dewi dipimpin langsung Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur Supriyatno. Acara itu dihadiri oleh ratusan pengurus di tingkat PAC dari 26 kecamatan di Kabupaten Kediri.

Menurut Arief, dalam penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2020, DPC Partai Gerindra telah mengikuti instruksi DPP. Kemudian proses itu diserahkan ke DPP. Sedangkan, keputusan rekomendasi terhadap bakal calon yang dipilih, juga menjadi domain DPP.

Arief beserta jajaran pengurus DPC Partai Gerindra dan struktur dibawahnya akan menjaga amanat DPP tersebut. Pihaknya berjanji untuk berjuang keras dalam memenangkan Hanindhito Pramono, pada kontestasi Pilkada yang hanya menyisakan waktu efektif, sekitar empat bulan terakhir ini.

“Langkah selanjutnya kami akan konsolidasi. Dari enam dapil, ada kordapil 26 kecamatan dan 334 desa. Kami mempunyai seluruh struktur itu. Sehingga kami akan menggerakkan itu semua untuk memenangkan Mas Dhito dengan target suara di setiap TPS,” tegasnya.

Dengan rekomendasi Partai Gerindra, semakin menambah dukungan terhadap pasangan Mas Dhito dan Mbak Dewi. Karena sebelumnya, pasangan milenial ini juga telah menerima penyerahan rekomendasi secara resmi dari PDI Perjuangan (15 kursi) dan Partai NasDem (4 kursi). Serta dukungan dari PKB (9 kursi) dan PAN (5 kursi).

Bagi Hanindhito Pramono bertambah nya partai pengusung menjadi sebuah kebanggaan, namun juga beban. Untuk itu, dirinya bakal semakin rajin dalam agenda turun ke bawah (turba) untuk memotret persoalan di masyarakat. Sehingga bisa mengetahui kompleksitas masalah di Kabupaten Kediri dan mengambil langkah strategis dalam menanganinya.

“Ini menjadi amanah sekaligus beban yang harus saya tanggung. Sehingga saya harus semakin rajin turun ke bawah, karena dukungan dari partai ini semakin banyak, maka bebannya juga semakin besar,” ungkap Mas Dhito.

Pengusaha muda berusia 28 tahun ini tidak menyangka bila dukungan yang diberikan oleh Partai Gerindra begitu besar. Ia melihat kekompakan seluruh pengurus baik di tingkat DPC hingga PAC yang hadir. Hal itu menjadi pelecut semangat tersendiri baginya.

Apabila pasangan Hanindhito Pramono dan Dewi Maria Ulfa benar diusung oleh mayoritas partai politik, tentu potensi calon tunggal dalam Pilkada Kabupaten Kediri 2020 sudah tidak bisa dielakkan lagi. Saat ini, dalam hitungan diatas kertas, hanya menyisakan tiga partai saja yaitu, Partai Demokrat (3 kursi), PPP (2 kursi) dan PKS (1 kursi) dengan jumlah kurang dari 10 kursi di parlemen. [nm/ted].





Apa Reaksi Anda?

Komentar