Politik Pemerintahan

Djoko Susanto: Perbaikan Jember Diawali dari Pembenahan Birokrasi

Jember (beritajatim.com) – Salah satu kandidat bupati Jember, Djoko Susanto, akan tampil beda dibandingkan dengan petahana dalam hal visi dan misi politik, strategi pembangunan, dan gaya komunikasi. Ia tak akan bekerja sendiri dan membangun kebersamaan bersama elemen-elemen masyarakat Jember sejak dari proses pemilihan kepala daerah.

Pembenahan birokrasi menjadi salah satu strategi utama untuk memperbaiki Jember. “Satu hal yang harus kita lakukan adalah pembenahan birokrasi. Mau tidak mau birokrasi adalah mesin penggerak kehidupan kita bermasyarakat. Itu (pembenahan) yang paling awal harus kita lakukan,” kata Djoko, Kamis (14/11/2019).

Djoko menawarkan konsep kolaborasi untuk membangun Jember. “Kita duduk bersama, diskusi bersama, bekerja bersama. Kira-kira seperti itu, semuanya untuk kesejahteraan rakyat,” katanya.

Saat ini, sesuai kesepakatan di Hotel Dafam, Gerindra, PKB, Perindo, dan Berkarya sudah sepakat untuk mendukungnya. Jika diakumulasi, empat partai itu memiliki 18 kursi parlemen dan sudah memenuhi syarat untuk mendaftarkan diri menjadi peserta pilkada. Bahkan terakhir, ada 31 Dewan Pengurus Cabang Partai Nasdem di Jember yang mendukung Djoko. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar