Surabaya (beritajatim.com) Polisi menyebut Manajemen Bar Vasa Hotel memesan metanol untuk disediakan kepada para korban. Hal ini menjawab pertanyaan publik bagaimana bisa bar di hotel bintang 5 bisa membuat 3 orang tewas usai minum di tempatnya. Metanol itu dipesan Manajemen Cruzz Lounge Bar Hotel Vasa Hotel ke CV Berkat Agung Sejahtera. Lalu, CV Berkat Agung Sejahtera memesan metanol itu Botanica Store secara online.
“Mekanismenya, internal Cruzz Lounge Bar ini memesan etanol ke purchasing Hotel. Kemudian, Vasa Hotel menyuplai pesanannya di CV. Berkat Agung Sejahtera,” terang Pasma, Jumat (05/01/2024).
Setelah datang ke Vasa Hotel barang yang dikira etanol itu ternyata adalah metanol. Oleh Arnold lantas dicampurkan ke 9 karafe minuman yang dipesan oleh para korban. Masing-masing karafe tercampur 100 ml.
“Barang didapat lalu diserahkan ke karyawan Cruzz Lounge Bar untuk digunakan, dan disajikan oleh Bartender Arnold. Hingga tidak diketahui bahwa cairan dikira Etanol, ternyata Metanol,” terangnya.
Untuk itu, lanjutnya, dalam penanganan kasus ini pihak kepolisian masih melakukan pengembangan serta penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih membuka peluang untuk menetapkan tersangka lain selain Arnold.
“Kepada pihak manajemen, dan pihak terlibat nanti masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh penyidik,” pungkasnya. [ang/aje]






