Gresik (beritajatim.com) – Aparat Kepolisian Resort (Polres) Gresik masih kesulitan mengungkap kasus perampokan mini market yang terjadi di wilayah Duduksampeyan. Pria misterius yang berhasil menggasak puluhan rokok dan uang tunai ratusan ribu rupiah hingga saat ini belum tertangkap.
Keberadaan koboi jalanan itu masih terus diburu jajaran kepolisian. Satreskrim Polres Gresik telah mengumpulkan beberapa petunjuk dan barang bukti. Termasuk, menerjunkan Tim Resmob untuk mengidentifikasi keberadaan pelaku. Tetapi sejauh ini belum menemukan hasil maksimal.
“Kami mohon waktu dan doanya untuk menangkap pelaku,” ujar Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan, Jumat (3/03/2023).
Alumnus Akpol 2015 itu menambahkan, terdapat beberapa hal yang membuat petugas kesulitan mengidentifikasi pelaku. Kuat dugaan, bandit tersebut cukup lihai dan berpengalaman. Pelaku telah beraksi di beberapa lokasi.
“Wajah pelaku saat menjalankan aksi tidak terlihat kamera, bahkan kendaraan yang digunakan sengaja diparkir jauh agar tidak terpantau kamera CCTV,” imbuhnya.
Kendati demikian perwira pertama Polri itu mengatakan, pihaknya terus berupaya memburu pelaku. Termasuk, meningkatkan patroli bersama polsek jajaran untuk mempersempit ruang gerak para bandit jalanan.
“Patroli bersama ini demi mewujudkan kondusifitas Kamtibmas di wilayah hukum Kabupaten Gresik,” ungkap Aldhino.
[berita-terkait number=”4″ tag=”polres-gresik”]
Dalam berbagai kesempatan, kondusifitas kamtibmas menjadi atensi Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom. Mantan Kapolres Blitar itu mengambil tagline Polres Gresik Santun. Akronim dari Sinergitas, Amanah, Netral, Tanggungjawab, Unggul, serta Nurani.
“Enam prinsip dasar yang harus diterapkan seluruh jajaran maupun satuan dalam lingkup Polres Gresik,” paparnya.
Sebagai wujud sinergitas, pihaknya akan menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga kondusifitas Kamtibmas. Khususnya memerangi aksi tindak pidana jalanan maupun kekerasan terhadap anak di bawah umur maupun pelajar.
“Semua laporan akan terus kami tindak lanjuti dengan penuh amanah. Anggota yang bertugas terlibat aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan,” tandasnya. [dny/but]






