Surabaya (beritajatim.com) – Polisi tengah mencari ibu dari bayi yang tewas di Tong Sampah Jalan Tengger Kandangan, Surabaya, Jumat (19/05/2023).
Kapolsek Benowo, AKP Nurdianto mengatakan jika saat ini pihaknya telah memeriksa dua saksi. Yakni Solichin yang menemukan orok bayi tersebut dan pemilik rumah yang tong sampahnya digunakan untuk membuang orok bayi.
“Kami juga dibantu warga untuk melihat data kehamilan di sekitar lokasi ditemukannya bayi. Biasanya memang sekitar saja (ibu)nya. Namun kami belum berani memastikan,” ujar Nurdianto saat dikonfirmasi.
Baca Juga: Universitas Ciputra Surabaya Dorong Mahasiswa Kembangkan Bisnis di Era Teknologi
Nurdianto menambahkan, pihaknya juga menemukan selang orogastric sepanjang 15 centimeter. Selain itu, ada juga botol kosong dan pampers. Ditanya apakah ada bekas luka kekerasan, Nurdianto enggan berspekulasi dan menunggu hasil autopsi.
“Kita tunggu hasil autopsi ya,” imbuhnya.
Namun, kerja petugas kepolisian akan sedikit sulit lantaran tidak ada CCTV di sekitar lokasi kejadian. Saat ini petugas masih terus mencari informasi terkait kasus ini.
“Kita sedikit terkendala di situ (rekaman CCTV). Jangan sampe pelaku bukan orang sekitar tapi hanya buang disitu. Kita masih dalami peristiwa ini,” pungkas Nurdianto.
Sebelumnya diberitakan beritajatim.com,Jenazah bayi berjenis kelamin perempuan berumur satu hari ditemukan tewas di tong sampah jalan Tengger Rejo Mulyo, Benowo, Jumat (19/05/2023) sekitar pukul 13.00 WIB. Jenazah bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Solichin warga sekitar usai Sholat Jumat.
Baca Juga: Nenek di Surabaya Kirim Karangan Bunga ke Polsek Mulyorejo, Tanda Kecewa
Buyung Hidayat Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid Darlog) BPBD Kota Surabaya saat dikonfirmasi mengatakan jika bayi itu ditemukan usai Solichin berniat mencari barang bekas di sekitar rumahnya. Ia lantas mencium bau busuk dari dalam tong sampah.
“Isinya buntelan kresek, saat dibuka isinya bayi perempuan yang sudah meninggal dunia,” ujar Buyung Hidayat saat dikonfirmasi.
Solichin lantas menghubungi warga sekitar. Warga yang mendapatkan informasi tersebut lantas lapor ke pihak kepolisian dan menghubungi Call Center 112.
“Usai pihak inafis dari Polrestabes Surabaya melakukan olah TKP jenazah bayi langsung dibawa ke RSUD dr. Soetomo,” imbuh Buyung.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Belum diketahui apakah bayi ini korban kekerasan dan pembunuhan. (ang/ian)






