Ngawi (beritajatim.com) – Kasat Lantas Polres Ngawi Iptu Achmad Fahmi Adiatma mengungkapkan pihaknya bakal mendalami kemungkinan pengemudi mabuk dalam kecelakaan Mobilio yang menabrak truk parkir di Jalan Ir Soekarno atau Ring Road Ngawi masuk Desa Kandangan Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (12/01/2023).
Adanya temuan arak jowo di jaket salah satu penumpang Mobilio bakal diselidiki. Namun, begitu pihak kepolisian masih menunggu hasil visum lengkap dari RSUD dr Soeroto dan RSUD Widodo Ngawi. “Pihak RSUD itu nanti yang bisa menjelaskan secara lengkap terkait pemeriksaan. Utamanya hasil visum pada jenazah korban,” kata Fahmi, Kamis (12/01/2023).
Dia membenarkan jika saat ini pihaknya masih menunggu kondisi korban luka membaik agar bisa dimintai keterangan. Namun, begitu pihaknya terus memantau kondisi korban luka yang saat ini masih terbaring di ruang intensive care unit (ICU) RSUD Widodo Ngawi. “Kami menunggu kondisi korban luka membaik agar bisa kami mintai keterangan nantinya. Saat ini masih belum memungkinkan,” lanjut Fahmi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kecelakaan”]
Pihaknya membenarkan jika sudah melibatkan Unit traffic accident analysis (TAA) Subdirektorat Pembinaan Hukum Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Subdit Gakkum Ditlantas Polda) Jawa Timur. Unit TAA memeriksa lokasi kejadian dan kendaraan yang terlibat pada Kamis (12/01/2023) pukul 10.15 WIB.
Diketahui, sebuah mobil mengangkut delapan orang menabrak truk tronton yang sedang parkir di pinggir jalan Ir Soekarno atau Ring Road Ngawi masuk Desa Kandangan Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (12/01/2023) pukul 05.00 WIB. Akibatnya 5 orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara 3 orang lainnya kritis.
Kejadian berawal saat Honda Mobilio nopol AE 1403 KO mengangkut delapan orang berjalan dari arah Surabaya menuju arah Ngawi atau dari arah timur ke barat. Sesampainya di lokasi, mobil yang melaju kencang tak sempat mengerem dan langsung menabrak truk tronton wing box nopol N 8438 TL yang sedang parkir di pinggir jalan.
Pengemudi truk tronton Suswanto Edi Chandra (34) warga Desa Sumbergedang Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan dan keneknya tengah makan di warung pinggir jalan tak jauh dari lokasi. (fiq/kun)






