Malang (beritajatim.com) – Politeknik Negeri Malang (Polinema) mengambil langkah strategis untuk mempersiapkan mahasiswa bersaing di kancah internasional dengan meluncurkan Kelas Mandarin Intensive Program. Program yang diselenggarakan atas kerja sama dengan Intact Base Bangka Belitung ini bertujuan membekali peserta dengan kemampuan bahasa Mandarin yang mumpuni sebagai modal utama untuk melanjutkan studi dan meraih beasiswa di Taiwan.
Sebanyak 40 peserta, yang terdiri dari mahasiswa aktif dan alumni Polinema dari berbagai jurusan, menunjukkan antusiasme tinggi untuk mengikuti program ini. Mereka dipersatukan oleh motivasi yang sama: menguasai bahasa Mandarin agar lebih siap beradaptasi dengan lingkungan akademik dan budaya di Taiwan.
Program ini dirancang secara hybrid, menggabungkan 40 kali pertemuan tatap muka (luring) dan 20 kali pertemuan daring (online). Metode ini dipilih untuk memberikan fleksibilitas tanpa mengurangi intensitas pembelajaran.
Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Polinema, Prof. Ir. Ratih Indri Hapsari, Ph.D., dalam sambutannya menegaskan pentingnya komitmen dari seluruh peserta. Ia mengingatkan bahwa penguasaan bahasa Mandarin bukan sekadar nilai tambah, melainkan menjadi modal krusial untuk meraih kesuksesan studi dan beasiswa yang dituju.
“Seluruh peserta telah menandatangani pakta integritas sebagai bukti komitmen untuk mengikuti program ini dengan penuh tanggung jawab. Kemampuan bahasa Mandarin akan menjadi kunci utama dalam meraih peluang di Taiwan,” ujar Prof. Ratih kepada media, Senin (29/9/2025).

Peluncuran program intensif ini menegaskan kembali komitmen Polinema dalam mencetak lulusan berdaya saing global. Dengan membekali mahasiswa kemampuan bahasa asing, Polinema membuka jalan bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan.
“Kami juga berharap mahasiswa bisa memperluas jaringan kerja sama internasional dengan berbagai perguruan tinggi ternama di Taiwan,” tegas Prof. Ratih.
Senada dengan itu, laoshi (pengajar Mandarin) menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai kunci keberhasilan. Para peserta diimbau untuk selalu hadir tepat waktu dan mengikuti setiap sesi dengan kesungguhan agar dapat menyerap materi secara maksimal.
Sebagai bentuk apresiasi dan standar kelulusan, Polinema akan memberikan sertifikat resmi bagi mahasiswa yang berhasil mencatatkan kehadiran minimal 70 persen dari total pertemuan. [dan/beq]






